Internasional

DPR: Perlu Solusi Jitu Tangkal Penyanderaan Abu Sayyaf

Redaktur:
DPR: Perlu Solusi Jitu Tangkal Penyanderaan Abu Sayyaf - Internasional

Abu Sayyaf

INDOPOS.CO.ID – Komisi I DPR menekankan kepada pemerintah untuk segera memiliki solusi agar kapal-kapal berbendera Indonesia tidak menjadi langganan penangkapan oleh kelompok Abu Sayyaf di Filipina, demi mengejar uang tebusan. Hal ditegaskan oleh Abdul Kharis Almasyhari,  selaku Ketua Komisi I DPR dalam menanggapi pembebasan dua nelayan WNI yang dibebaskan oleh kelompok sipil bersenjata itu pada Jumat (19/1) lalu.

”Harus kita cari terobosan yang baik dan jitu. Jangan sampai kapal Indonesia jadi kapal pendapatan mereka,” kata Kharis di Geding DPR RI, Jakarta,, Senin (22/1).

Kharis pun mengusulkan agar kapal Indonesia yang akan melewati perairan Filipina dilengkapi senjata. ”Bagusnya sih (kapal) itu memang dilengkapi alat persenjataan. Tapi masalahnya, itu sampai saat ini masih dilarang dan ada aturannya," ujarnya.

”Maka sekali lagi saya tekankan perlu ada terobosan agar tidak ditangkapi lagi oleh kelompok Abu Sayyaf,” tegasnya.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno L Marsudi memastikan telah berkomunikasi dengan otoritas Filipina untuk memulangkan dua WNI yang telah terbebas dari sandera kelompok Abu Sayyaf.

Menurutnya, Pemerintah juga terus berkomunikasi dengan Konjen RI untuk Filipina agar dapat segera merampungkan sejumlah prosedur guna membawa Saparudin bin Koni dan Syawal bin Mariam itu kembali ke Tanah Air.

”Kemudian setelah melalui beberapa prosedur, akhirnya kedua WNI tersebut sudah berada di tangan kita dalam kondisi sehat. Saya sudah sempat berkomunikasi melalui Konjen kita untuk mengecek kesehatan dan sebagainya,” kata Retno.

Retno menjelaskan, saat ini pemerintah tengah mengupayakan sesegera mungkin mendapatkan exit clearance dari otoritas Filipina untuk memulangkan dua bekas sandera Abu Sayyaf tersebut. ”‎Dan tadi pagi saya berkomunikasi lagi dengan otoritas Filipina agar exit clearance dapat diberikan sesegera mungkin. Sementara yang tiga (sandra) terus akan kita upayakan,” tutup Retno. (dil)

 

Baca Juga


Berita Terkait


Baca Juga !.