Rabu, 19 September 2018 10:05 WIB
pmk

Indobisnis

Bantu Performa Bisnis, Kemenkop UKM Terapkan Early Warning System

Redaktur: Achmad Sukarno

Abd Kadir Deputi Bidang Strukturisasi Usaha Kemenkop. Foto : Jafar /indopos

INDOPOS.CO.ID - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) akan menerapkan Early Warning System (EWS). Aplikasi berbasis web itu bakal membantu pelaku UKM menganalisa performa usaha. Kalau memburuk, pengusaha UKM bisa memperbaiki berdasar rekomendasi aplikasi.

Aplikasi itu di persenjatai skema penyelesaian sesuai rekomendasi hasil diagnosa. Lalu, dilengkapi standart operating prosedure (SOP) dan berkolaborasi dengan konsultan pusat layanan usaha terpadu (PLUT).

“Nanti, kami uji coba pada empat lokasi yaitu Cianjur, Solo, Kota Batu, Kabupaten Belitung, juga mungkin Tasik oleh peserta 40 UMKM,” tutur Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Kemenkop UKM Abdul Kadir Damanik, di Jakarta, Rabu (24/1).

Sehat tidaknya UKM, akan terlacak melalui tujuh faktor. Meliputi laporan keuanagan, kelembagaan, manajemen, sumber daya manusia (SDM) dan lain-lain. Nanti EWS akan diteraokan pada 600 ribu usaha kecil, 51 juta usaha mikro dan 150 ribu Koperasi. “Penilaian UMKM termasuk SIUP, izin lokasi, tata kelola, pemisahan rekening usaha dan pribadi, laporan keuangan aset lancar dan sebagainya,” imbuhnya.

Koperasi tidak sehat juga masih banyak. Dari sekitar 150 ribu koperasi aktif, separuh di antaranya atau sekitar 75 ribu koperasi tidak sehat. Salah satu indikatornya adalah tidak melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT). (far)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kemenkop-ukm 

Berita Terkait

IKLAN