Minggu, 23 September 2018 03:36 WIB
pmk

Indobisnis

Gandeng PPKD, BPJS Ketenagakerjaan Berikan Pelatihan Kerja Gratis

Redaktur:

INDOPOS.CO.ID – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kantor Cabang Jakarta Kelapa Gading menggelar kegiatan optimalisasi kerja sama dengan Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Utara. Tujuannya untuk memberikan edukasi kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan. Kegaiatan tersebut berlangsung di Ruang Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Jakarta Kelapa Gading, Kamis (25/01).

Kepala Kantor Cabang (Kakacab) BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Kelapa Gading, Pepen S. Almas, mengatakan pihaknya menjalin kerja sama dengan PPKD Jakarta Utara sejak tahun 2015. Sebagai bentuk optimalisasi kerja sama tersebut, pihak PPKD Jakarta Utara memberikan edukasi dan sosialisasi 14 program pelatihan kerja. "Sasarannya adalah peserta yang hadir di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Kelapa Gading," ujar Pepen.

Hal ini sejalan dengan BPJS Ketenagakerjaan yang setiap hari konsisten melakukan “Program Sapa Pagi” terhadap seluruh peserta yang hadir. Program ini untuk mengedukasi peserta mengenai manfaat program lengkap BPJS Ketenagakerjaan.

Baik itu program Penerima Upah maupun Bukan Penerima Upah. Pepen mengatakan, berbagai pelatihan ini dimaksudkan agar peserta BPJS Ketenagakerjaan yang mengalami pemutusan hubungan kerja, terutama yang melakukan klaim Jaminan Hari Tua (JHT) mendapatkan wawasan, skill, dan kompetensi kerja. "Serta yang lebih utama diharapkan agar mereka ini mampu menjadi entrepreneur sejati," paparnya.

Yaitu, dengan membuka lapangan kerja baru dan tetap menjadi peserta program BPJS Ketenagakerjaan. Baik itu peserta di sektor Penerima Upah ataupun Bukan Penerima Upah."Program kolaborasi edukasi ini akan secara konsisten dilaksanakan sepanjang tahun 2018," tegas Pepen.

Dirinya berkeyakinan, program kolaborasi ini akan memberikan manfaat bagi kedua pihak khususnya, serta pemerintah secara global. Terutama, dalam rangka meningkatkan lapangan kerja serta mengurangi tingkat pengangguran di tanah air.

Seiring dengan itu, kata Pepen, jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan pun otomatis akan terus meningkat.
Pada kesempatan yang sama, Kepala PPKD Jakarta utara, Siti Nurbaiti, menjelaskan program optimalisasi kerja sama ini sangat tepat.

"Kami selaku Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen untuk meningkatkan skill masyarakat yang tidak berpenghasilan. Agar mereka mampu menjadi seorang entrepreneur agar selanjutnya dapat membuka dan meningkatkan lapangan pekerjaan," tuturnya.

Yang tak kalah penting, merekapun tetap secara konsisten menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Agar mereka mendapat program perlindungan yang optimal dan terpercaya. "Agar pada saat terjadi risiko sosial tetap bisa mandiri baik secara financial, sosial maupun secara mental," cetusnya.

Sementara itu, Mira, salah satu peserta BPJS Ketenagakerjaan yang datang mengambil Klaim JHT menilai kegiatan tertsebut sangat bermanfaat. "Sambil menunggu proses pencairan dana JHT, saya bisa mendapatkan pengetahuan atau ide-ide apa yang akan dilakukan ketika sudah tidak bekerja lagi,” kata Mira. Dirinya mengaku ke depan ingin merintis usaha tata boga. (dni)


TOPIK BERITA TERKAIT: #bpjs-ketenagakerjaan 

Berita Terkait

Wow, RT/RW juga Wajib Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Nasional

Penyandang Disabilitas Cairkan JHT dengan Mudah

Jakarta Raya

Sadarkan Generasi Millenial Pentingnya Perlindungan Dasar

Jakarta Raya

Peserta BPJS Ketenagakerjaan Dapat Diskon Rawat Inap

Jakarta Raya

Pastikan Perlindungan Pekerja Konstruksi

Jakarta Raya

BPJS Ketenagakerjaan Ajak Investor Serbu Pasar Modal

Nasional

IKLAN