Puluhan Kali Beraksi, Duet Spesialis Rumsong Dibekuk

INDOPOS.CO.ID – Duet penjahat spesialis rumah kosong alias rumsong bernama Fatur, 25, dan Ahmad Purnomo, 28, dibekuk polisi. Salah satu pelaku bahkan nyaris dibakar massa lantaran dipergoki sedang beraksi di sebuah rumah warga di Jalan Taman Duta Tugu Cimanggis Depok.

Kapolsek Cimanggis Kompol Sunarto menjelaskan, awalnya warga menangkap Fatur usai membobol rumah Dede Nurmaliah pada Minggu (21/1) lalu. Ketika itu, warga memergokinya kedua pelaku baru saja keluar dari rumah korban sambil membawa jinjingan.

Warga yang curiga langsung mencegat keduanya, namun satu pelaku lain berhasil melarikan diri menggunakan motor Yamaha Jupiter. Sedangkan Fatur yang membawa gembolan barang hasil jarahan tertinggal.

Ketika isi gembolan diperiksa, ternyata berisi satu unit Playstation 4 merek Sony, satu unit laptop merek Acer, satu unit Camera Canon EOS, dan satu tas merek Polo. Kontan saat itu juga Fatur dihajar warga, bahkan sempat hendak dibakar massa yang kalap.

Beruntung, aparat Polsek Cimanggis yang dihubungi cepat bertindak mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan Fatur. Dari hasil penyidikan, Fatur mengaku membobol rumah Dede berdua dengan Ahmad Purnomo alias Pur.

Selanjutnya Fatur digiring petugas untuk menunjukkan lokasi persembunyian Pur. Senin malam (22/1) Pur akhirnya dapat ditangkap di rumah kontrakannya di dekat Danau Cikaret Cibinong Bogor. Disita pula satu unit motor Yamaha Jupiter yang dikendarai dua pelaku saat beraksi.

Kepada penyidik, Fatur dan Pur mengaku setidaknya sudah 20 kali membobol rumah warga di Depok dan Pasar Minggu. Seluruh barang hasil curian kemudian dijual via internet dan ditawarkan dengan harga lebih murah dari harga pasaran. ”Modus mereka masuk ke dalam rumah yang sedang ditinggal seluruh penghuninya. Mereka masuk dengan cara mencongkel pintu depan atau belakang baru selanjutnya menguras barang berharga yang mudah dibawa. Dua pelaku ini kami kenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara,” jelas Kompol Sunarto, Kamis (25/1). (ind)

Komentar telah ditutup.