Rabu, 19 September 2018 10:44 WIB
pmk

Indobisnis

Investor Minati Produk Alternatif

Redaktur: Sicilia

Foto : Ilustrasi Moneter.co.id

INDOPOS.CO.ID - Mandiri Manajemen Investasi mencatat dana kelolaan atau Asset Under Management (AUM) reksa dana tahun lalu Rp45,4 triliun. Angka itu tumbuh 42,3 persen dibanding edisi 2016 tumbuh 35,2 persen.

Capaian itu membuat market share mandiri investasi menjadi 10 persen dan merebut posisi nomor wahid industri reksadana nasional. Total dana kelolaan, akhir tahun lalu mencatat rekor tertinggi senilai Rp51 triliun.

Komposisi dana kelolaan reksadana per asset class, didominasi reksadana terproteksi dengan kontribusi 32 persen. Diikuti reksadana saham 22 persen dan reksadana pasar 18 persen.

”Selanjutnya, kami berkomitmen terus menyediakan pilihan produk reksadana dengan hasil investasi optimal dan bersaing memenuhi kebutuhan investasi para investor,” tutur Direktur Utama Mandiri Investasi Alvin Pattisahusiwa di Jakarta, Kamis (25/1).

Alvin menyebut, selain reksadana konvensional, untuk memenuhi kebutuhan investor melakukan diversifikasi investasi dan mendukung komitmen program pemerintah, perseroan meluncurkan produk investasi alternatif. Produk itu KIK EBA mandiri JSMR01-Surat berharga pendapatan tol Jagorawi sebesar Rp 2 triliun.

”Produk alternatif mendapat respon positif. Itu terefleksi dari oversubscribe 2,5 kali saat penawaran umum,” ucapnya. (far)


TOPIK BERITA TERKAIT: #investasi #dana-reksa 

Berita Terkait

BKPM Optimistis Investasi Rp 765 Triliun

Indobisnis

Momentum Investasi Mulai Naik

Ekonomi

IKLAN