Jumat, 21 September 2018 05:06 WIB
pmk

Indobisnis

SOP Sudah Ada, Tapi Belum Sepenuhnya Terealisasi

Redaktur: Sicilia

PANDANGAN: Ruslan Rivai (kiri), Ketua Dewan Pengurus LPJK Nasional dalam acara Focus Grous Discussion terkait Kecelakaan Konstruksi di Menara Kadin, Kuningan, Jakarta, Kamis (25/1). Foto : muhammad rifani (rvn)

INDOPOS.CO.ID - Standar Operasional Prosedur atau SOP menjadi kamus wajib dalam sebuah proyek. Apalagi proyek konstruksi bangunan yang punya resiko tinggi. Nah SOP sendiri sebenarnya sudah disusun dan dibuat, tapi sayang dalam pelaksanaannya terkadang kurang begitu dihiraukan.

Hal ini yang juga jadi pandangan oleh Ruslan Rivai. Ketua Dewan Pengurus Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Nasional ini menilai kalau masih banyak ditemukan pengacuhan SOP ini, baik oleh penyedia jasa hingga pekerja lapangannya.

"SOP nya sudah ada, cuman masalah di lapangan yang tak terealisasi secara penuh. Ini yang perlu diperhatikan secara sungguh-sungguh," ucap Ruslan dalam acara Focus Group Discussion terkait topik Kecelakaan Konstruksi di Menara Kadin, Kuningan, Jakarta, Kamis (25/1).

Selain itu, menurutnya perlu edukasi lebih terkait sertifikasi terhadap SDM yang bekerja. Sebagaimana demi mendapatkan hasil proyek yang baik dan aman, peran dan keterampilan SDM yang mengerjakan tentu berpengaruh besar.

"Persepsi yang ada kebanyakan masyarakat itu menganggap sertifikasi hanya sebagai syarat bekerja. Padahal itu untuk peningkatan kemampuan kerja," tambahnya. (rvn)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kecelakaan-konstruksi #kadin 

Berita Terkait

IKLAN