Rabu, 14 November 2018 10:52 WIB
pmk

Indobisnis

AirNav Indonesia Dukung Optimalisasi Jalur Selatan Jawa

Redaktur: Redjo Prahananda

Foto : Istimewa

INDOPOS.CO.ID - Upaya Pemerintah melalui Kementrian Perhubungan (Kemenhub)  mengoptimalkan Tol Udara Jalur Selatan Jawa, mendapat dukungan. Contohnya seperti dari  Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau yang lebih dikenal AirNav Indonesia.

Direktur Utama Airnav Indonesia, Novie Riyanto mengatakan, pihaknya mendukung pemerintah yang akan mengoptimalkan Jalur Selatan Jawa. Pihaknya juga akan menambah fasilitas di bandar udara Jalur Selatan.

"Di Bandar Udara Tasik, di sini bernavigasi masih visual. Nanti kita akan dorong jadi instrumen. Fasilitas yang ada tower akan kita tambah
Prosedur bernavigasi dengan satelit dan sebagainya. Itu untuk safety dan efisiensi pergerakan pesawat. Itu program detail dari AirNav Indonesia," ujarnya di sela workshop,  Optimalisasi Jalur Selatan Jawa untuk Meningkatkan Perekonomian di Bandar Udara Wiriadinata, Tasikmalaya, Jawa Barat Kamis (25/1).

Menurut Novie, Pulau jawa ke depan akan dibuat semacam tol udara.Ini akan menjadi lalin pesawat yang padat. “Kalau konektifitasnya bagus, pergerakan masyarakat juga cepat. Mendorong ekonomi, wisata dan produktifitas wilayahnya," ujarnya.

Lebih lanjut Novie mengatakan, Tol Udara Selatan Jawa, sudah diprogramkan  sejak 2014. “Kita ingin membuka Jalur Selatan Jawa. Ini sangat dibutuhkan. Sebab, Jalur Utara Jawa, yakni Jakarta-Surabaya-Denpasar itu sangat padat, ke lima di dunia kalau saya tidak salah. Karena itu Jalur Selatan Jawa juga harus kita optimalkan" pungkasnya.

Sementara itu, Kadis Perhubungan Pemkot Tasikmalaya Aay Zaini Dahlan mengatakan adanya bandara di wilayahnya ikut membantu mendongkrak ekonomi Tasik. Seperti dari sektor pariwisata maupun perdagangan. "Pertumbuhan ekonomi di Tasik sekitar 6 sampai 7 persen," pungkasnya.  (dai)

TOPIK BERITA TERKAIT: #airnav #jalur-selatan-jawa #kemenhub 

Berita Terkait

IKLAN