Minggu, 23 September 2018 09:46 WIB
pmk

Indobisnis

Lampung Sentra Ekonomi Baru Zona Sumatera

Redaktur:

INDOPOD.CO.ID - Provinsi Lampung berpotensi menjadi sentra ekonomi baru karena telah didukung oleh sarana infrastruktur yang memadai yang merupakan jalur dari arus logistik Pulau Jawa ke Sumatera. Hal tersebut terlihat dari sisi produksi terjadi pertumbuhan yang tertinggi pada kuartal terakhir 2017 yakni pada lapangan usaha pengadaan listrik dan gas.

“Pertumbuhannya sebesar 46,48 persen," papar  Kamrussamad Ketua Himpunan Pengusaha KAHMI/Presidium Kahmi dihadapan Peserta Advance Training HMI Badko Sumatra Bagian Selatan di Gedung LPMP Bandar,  Kamis (25/1).

Sedangkan dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen pembentukan modal tetap bruto sebesar 14,18 persen. Ia memaparkan ekonomi Provinsi Lampung kuartal III-2017 mengalami pertumbuhan 3,52 persen bila dibandingkan kuartal sebelumnya. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha konstruksi sebesar 17,55 persen.

Dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen pengeluaran konsumsi pemerintah sebesar 15,41 persen.  Ekonomi Lampung kumulatif sampai dengan kuartal III-2017 juga mengalami pertumbuhan sebesar 5,13 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha pengadaan listrik dan gas sebesar 36,14 persen. Sedangkan dari sektor pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen pengeluaran konsumsi sebesar 12,82 persen.

Perekonomian Provinsi Lampung kuartal III-2017 yang diukur berdasarkan produk domestik regional bruto atas dasar harga berlaku mencapai Rp 82,28 triliun dan atas dasar harga konstan tahun 2010 mencapai Rp 57,96 triliun. Secara spasial, kamrussamad  mengatakan, pertumbuhan ekonomi wilayah Pulau Sumatra kuartal III tahun 2017 tumbuh sebesar 4,43 persen dengan pertumbuhan tertinggi terjadi di Provinsi Sumatra Selatan yang tumbuh 5,56 persen. Lampung Juga dikenal sebagai sumber tokoh ekonomi pelaku usaha dilahirkan seperti Sri Mulyani, Aburizal Bakrie,  dan Zulkifli Hasan. (*)


TOPIK BERITA TERKAIT: #ekonomi 

Berita Terkait

Arcandra: Naik karena Laju Ekonomi Kencang

Headline

Neraca Perdagangan Defisit

Headline

IKLAN