Selasa, 20 November 2018 06:57 WIB
pmk

Indobisnis

Indonesia Jungkalkan Uni Eropa

Redaktur: Ali Rahman

Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita.

INDOPOS.CO.ID - Indonesia berhasil memenangkan sengketa biodiesel dengan Uni Eropa (UE). Itu setelah panel badan penyelesaian sengketa (DSB) World Trade Organization (WTO) memenangkan enam gugatan Indonesia atas UE. Hasil itu akan membuka lebar akses pasar dan memacu kinerj aekspor biodiesel ke Uni Eropa.

”Kemenangan telak ini patut disyukuri bersama. Ekspor biodiesel akan kembali bergairah,” tutur Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita, melalui keterangan resmi di Jakarta, Jumat (26/1).

Sebelumnya bilang Enggar, ekspor biodiesel sempat mengalami kelesuan. Itu akibat pengenaan bea masuk anti dumping (BMAD) atas produk biodiesel Indonesia. Tercatat, UE mengenakan bea masuk sejak edisi 2013 dengan margin dumping 8,8-23,3 persen. Sejak saat itu, ekspor biodiesel Indonesia tidak bisa keluar dari tekanan.

Berdasar data statistik Badan Pusat Statistik (BPS), periode 2013-2016 ekspor biodiesel Indonesia ke UE turun 42,84 persen menjadi USD 150 juta dibanding periode 2013 di kisaran USD 649 juta. Titik terendah nilai ekspor biodiesel Indonesia ke UE terjadi edisi 2015 sejumlah USD 68 juta.

Enggar melanjutkan, kemenangan itu memberi harapan kepada eksportir atau produsen biodiesel Indonesia. Tren ekspor biodiesel menuju UE sejak pengenaan bea masuk hingga periode 2016 diestimasi sebesar 7 persen. Nah, kalau peningkatan itu bisa dipertahankan dalam dua tahun ke depan, nilai ekspor biodiesel ke Uni Eropa tahun depan bisa mencapai USD 386 juta. ”Dan, pada 2022 akan mencapai USD 1,7 miliar,” imbuh Enggar. (far)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: # 

Berita Terkait

Target PAD Reklame Tak Tercapai

Megapolitan

Mabes Polri: Situasi Sudah Terkendali

Headline

Martir (Hidup) Itu Bernama Novel Baswedan

Opini

Asyik, Ariel Tatum Balikan Lagi Sama Mantan

Indotainment

IKLAN