Rabu, 26 September 2018 01:30 WIB
pmk

Indobisnis

Enam Kesalahan Uni Eropa

Redaktur: Ali Rahman

Ilustrasi.

INDOPOS.CO.ID - Panel badan penyelesaian sengketa WTO menilai Uni Eropa (UE) tidak konsisten. Selama proses penyelidikan itu, UE melanggar perjanjian anti dumping WTO atas impor biodiesel Indonesia.

Ketentuan pertama, UE tidak memakai data eksportir Indonesia dalam menghitung biaya produksi. Kedua, UE tidak menggunakan data biaya-biaya terjadi di Indonesia pada penentuan nilai normal untuk dasar penghitungan margin dumping. Ketiga, UE menentukan batas keuntungan terlalu tinggi untuk industri biodiesel di Indonesia.

Selanjutnya, poin empat, metode penentuan harga ekspor untuk salah satu eksportir Indonesia tidak sejalan dengan ketentuan. Kelima, UE menerapkan pajak lebih tinggi dari margin dumping. Keenam, UE tidak dapat membuktikan impor biodiesel asal Indonesia mempunyai efek merugikan terhadap harga biodiesel dijual industri domestik UE.

”Hasil itu bisa menjadi acuan seluruh otoritas penyelidikan anti dumping agar konsisten dengan peraturan WTO, terutama selama proses investigasi,” tegas Dirjen Perdagangan Luar Negeri Oke Nurwan, melalui keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (26/1).

Selanjutnya bilang Nurwan, pihaknya berkomitmen mengamankan pasar ekspor dengan mengawal ekspor Indonesia. Itu penting supaya kembali bersaing di pasar negara tujuan ekspor, macam UE. Sedang bagi otoritas penyelidikan negara lain, tentu kasus itu dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi. ”Ya, supaya berhati-hati saat menuduh Indonesia melakukan praktik dumping,” tukasnya. (far)


TOPIK BERITA TERKAIT: #uni-eropa 

Berita Terkait

Trump Sebut Uni Eropa Musuh Perdagangan

Internasional

IKLAN