Jumat, 21 September 2018 01:17 WIB
pmk

Indobisnis

Kali Pertama, Pameran Security, Safety & Facility Management Expo Dihelat di Indonesia

Redaktur:

INDOPOS.CO.ID - Pameran Security, Safety & Facility Management (SSF) Expo Indonesia akan berlangsung untuk pertama kalinya dalam sejarah di Indonesia. Acara ini akan diselenggerakan selama 4 hari mulai dari tanggal 15 -18 Maret 2018 di Jakarta Convention Center, Jakarta.

Pameran ini digelar oleh Reed Panorama Exhibitions yang berkolaborasi dengan Asosiasi Industri Sistem Keamanan Indonesia (AISKINDO). SSF Expo 2018 akan menggabungkan ruang pamer dan edukasi guna menjawab kebutuhan dan tantangan perangkat sistem keamanan di Indonesia.

General Manager Reed Panorama Exhibitions, Steven Chwee mengatakan, melalui SSF Expo Indonesia 2018 ini membuktikan bahwa Reed Panorama Exhibitions turut berperan aktif memajukan industri perangkat sistem keamanan di Indonesia.

"Kehadiran merk-merk ternama di pameran industri ini diharapkan mampu memberikan lebih banyak referensi dan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya sektor keamanan dan keselamatan. Serta bagaimana memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan," kata Steven Chwee di Jakarta, Kamis (25/1).

Selain itu, ia berharap SSF Expo 2018 mampu menjadi wadah yang tepat yang dapat mempertemukan para pelaku usaha dengan pemangku kepentingan, pemerintah dan pengguna. "Sehingga menjadi agenda tahunan yang wajib dikunjungi," kata dia.

Disisi lain, Project Director Reed Panorama Exhibitions, Hellen Woon menambahkan, kehadiran SSF Expo Indonesia 2018 di Megabuild Indonesia diharapkan mampu melengkapi segmen keamanan, keselamatan dan manajemen fasilitas.

"Serta menjangkau pasar yang lebih luas lagi, sehingga menjadikan Megabuild Indonesia sebagai one stop solution bagi kebutuhan bangunan," ucapnya.

Di Indonesia, pasar perangkas sistem keamanan berkembang sanga menjanjikan. Tingginya kesadaran publik akan pentingnya perangkat sistem keamanan telah mendorong naik angka permintaan produk industri sistem keamanan Indonesia.

"Pertumbuhan usaha ritel, properti, dan industri pariwisata serta kelas menengah di Indonesia turut berperan mengiringi naiknya angka permintaan akan produk dan teknologi canggih dari perangkat sistem keamanan," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Aiskindo, Stefanus Ronald Juanto mengatakan, sistem keamanan merupakan hal yang sangat kritikal dan tidak bisa dianggap remeh. "Kesadaran akan pentingnya sistem keamanan di suatu gedung maupun hunian, mendorong kami untuk melakukan edukasi sekaligus membuka jejaring kerja sama dengan berbagai bidang profesi baik arsitek, pengembangan maupun pemilik bangunan," kata Ronald.

Melalui pameran ini, kata Ronald, pihaknya berharap para pelaku usaha bisa bersama-sama berbagi informasi dan berkomunikasi baik produk maupun teknologi terbaru. "Pasar perangkat sistem keamanan berkembang sangat menjanjikan. Selain itu, tingginya kesadaran publik akan pentingnya perangkat sistem keamanan telah mendorong naik angka permintaan produk dan jasa industri ini," tambahnya. (jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #bisnis #ekonomi 

Berita Terkait

Arcandra: Naik karena Laju Ekonomi Kencang

Headline

Neraca Perdagangan Defisit

Headline

IKLAN