Aktivitas FB Grup Gay Bogor Makin Meresahkan

INDOPOS.CO.ID – Aktivitas pengguna sebuah grup facebook (FB) Gay Bogor dan sekitarnya semakin meresahkan. Pernyataan sejumlah kalangan termasuk partai politik yang menolak LGBT terkait soal Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RUU KUHP) tidak mempengaruhi aktivitas grup ini.

Penelusuran Pojokjabar.com (INDOPOS Group) yang menyamar, aktivitas dalam grup tersebut lebih sering menonjolkan hal-hal seperti memposting lokasi keberadaan anggota, mengajak member lain untuk berjumpa, hingga mencari teman kencan (bf), dan lain sebagainya.

Selain itu, di dalam grup yang mengklaim dilengkapi CCTV ini sempat sesekali memposting berita sebuah media terkait kaum gay, namun sekedar postingan tanpa komentar. Bahkan, di antara anggota grup tersebut, belum lama ini berani menyorot postingan salah satu anggotanya yang menanyakan akses video gay di dunia maya.

Grup ini memiliki anggota sekitar 2.311 dan diduga ada empat akun admin sebagai pengelola grup tersebut. Sejauh penelusuran koran ini, admin terdeteksi ada dua akun, bernama Alvin Anggara dan Fadil Alfarizi. Belum diketahui jelas domisili asli setiap anggota grup ini. Cara untuk memasuki grup ini, harus disetujui admin, karena bersifat tertutup (privasi).

Sejauh ini tidak diketahui pula apakah dari postingan member di sana benar-benar berlanjut di aksi nyata atau tidak. Sebagai pengingat informasi, polemik LGBT muncul pasca Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan uji materiil KUHP tentang zina dan hubungan sesama jenis yang tercantum pada Pasal 284 tentang Perzinaan, Pasal 285 tentang Pemerkosaan dan Pasal 292 tentang Homoseksual. (mar/pj/jpg)

Komentar telah ditutup.