Kamis, 13 Desember 2018 06:58 WIB

Headline

Indonesia Master 2018, Ginting Jadi Mimpi Buruk Chen Long

Redaktur: Wahyu Sakti Awan

Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting. Foto: Hafidz/INDOPOS.

INDOPOS.CO.ID - Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting sukses melaju ke semifinal Indonesia Master 2018 di Istora Senayan. Menjadi luar biasa karena ia mengalahkan unggulan ketiga Chen Long Jumat (26/1) sore.

Ginting unggul jauh pada awal game pertama, berkat memainkan bola menyilang dikombinasi dengan bola net yang baik. Hal tersebut membuat Chen Long kerepotan, poin 11-4 untuk keunggulan Ginting menghias papan skor di interval game pertama.

Tapi Chen Long bukanlah lawan mudah. Dengan konsisten dan permainan efektif ia memberi bola-bola mematikan yang sulit dijangkau. Permainan pun makin seru, meski Chen Long tertinggal 7 poin.

Setelah itu, Chen Long kerap melakukan kesalahan yang memudahkan Ginting untuk merebut set pertama dengan poin 21-11 untuk Ginting.

Masuk game kedua, Chen Long sedikit tampil lebih agresif dengan kerap melakukan smash menyilang yang sulit dijangkau. Hasilnya, unggulan ketiga tunggal putra asal Tiongkok itu berhasil unggul 11-6 di interval game kedua.

Selanjutnya, Ginting memperbaiki permainannya. Lima poin berturut-turut berhasil diraih untuk mempersempit jarak poin dengan Chen Long. Laga kembali berjalan ketat, namun dengan tenang Chen Long bisa menyelesaikan set kedua 21-16.

Masuk game penentuan, Ginting tak ingin lagi kecolongan, ia terus tampil agresif dan bermain cepat. Sementara Chen Long coba tampil bertahan dan menunggu Ginting melakukan kesalahan. Interval set ketiga Ginting unggul 11-9.

Selanjutnya, kedua pemain tak mau saling mengalah dan terus menekan. Kejar-kejaran poin terjadi, namun Ginting berhasil merebut set ketiga 21-18 dan melaju ke semifinal.

Saat jumpa pers usai laga, Ginting mengatakan, pada game pertama ia beruntung karena sepertinya Chen Long belum dapat gaya bermainnya. Sehingga dirinya bisa unggul jauh dan menang di set pertama tersebut. "Set kedua dia baru dapat gaya bermainnya dan berani menyerang. Saya juga telat mengimbangi," ucap Ginting.

Set ketiga, lanjutnya, baru ia coba meningkatkan tempo permainan. Apalagi Chen Long juga dirasanya terus menekan dan bermain menyerang. Tetapi ia memiliki kiat agar tak terikut ke gaya bermain Chen Long.

"Jangan sampai masuk ke gaya dia. Chen Long biasanya bertahan dulu baru menyerang dengan mengejutkan nah itu saya tidak ingin ikuti," tuturnya. (hfz)


TOPIK BERITA TERKAIT: #indonesia-master-2018 #ginting 

Berita Terkait

Perjuangan Ginting jadi Inspirasi Buat Marcus Fernaldi

Bulutangkis

PBSI Diapresiasi Loloskan 4 dari 5 Nomor ke Final

Total Sport

JK Yakin Bulutangkis Indonesia Bangkit

Bulutangkis

Kevin/Marcus Penuhi Ekspektasi Publik

Bulutangkis

Ganda Putri Direbut Jepang

Bulutangkis

Owi/Butet Akui Lawan Lebih Cepat dan Kuat

Bulutangkis

IKLAN