Sabtu, 17 November 2018 10:33 WIB
pmk

Bulutangkis

Ganda Putri Direbut Jepang

Redaktur: Redjo Prahananda

Foto : Badminton

INDOPOS.CO.ID - Turnamen Bulutangkis Indonesia Master 2018 untuk gelar ganda putri kembali lepas. Sebab Greysia Polii dan Apriyani Rahayu asal Indonesia harus mengakui keunggulan Misaki Matsumoto/Ayaka Takahashi dari Jepang dua set langsung.

Bermain di Istora Senayan, Minggu (28/1) siang, Polii/Rahayu kalah dari Matsumoto/Takahashi 17-21 dan 12-21. Permainan ganda putri Indonesia kali ini memang jauh dari laga sebelumnya.

Beberapa kali pukulan drive silang dari Matsumoto tak bisa dikembalikan. Pasangan Jepang pun berhasil menjauh dengan skor 3-9 dan menutup interval gim pertama dengan kedudukan 7-11.

Setelah interval, sempat terjadi beberapa kali reli panjang antara kedua pasangan. Beberapa kali smes dari Greysia/Apriyani berhasil dikembalikan oleh pasangan lawan.

Namun, momentum itu tak dapat dimaksimalkan oleh pasangan Indonesia. Greysia/Apriyani kemudian tertinggal 11-16 hingga akhirnya kalah 17-21 pada game pertama.

Masuk game kedua, pasangan Jepang ini makin digdaya. Matsumoto/Takahashi selalu berhasil mengantisipasi bola siang dari Polii/Rahayu. Kedudukan pun menjadi 15-9 untuk pasangan Jepang.

Setelah itu, perolehan poin Polii/Rahayu terhenti pada angka 12, bahkan pasangan Jepang ini berhasil mendapatkan 5 angka berturut-turut. Setelah itu Matsumoto/Takahashi menutup game kedua dengan skor 21-12.

Atas hasil ini, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi berhasil menjuarai nomor ganda putri Indonesia Masters 2018.

Usai laga, pada sesi jumpa Misaki Matsutomo mengatakan, sebenarnya ia dan Takahashi sempat grogi dan tertekan akibat atmosfer Istora Senayan. "Tapi kami lega bisa memenangkan pertandingan," ucap Matsumoto.

Ia menyampaikan kunci bisa mengatasi tekanan tersebut adalah persiapan sebelum bertanding yang matang. Termasuk untuk mempelajari gaya bermain lawan. "Ya kami meman fokus pada pertandingan ini dan kami bersiap lebih matang saja," imbuh Takahashi.

Sementara Greysia Polii dan Apriyani Rahayu mengatakan jika ganda putri Jepang ini memang yang terbaik dan memiliki banyak pengalaman. Sehingga tekanan maupun gaya permainan yang ditampilkan pun sudah disiapkan sejak awal. "Mereka tahu bagaimana tampil di final. Apa yang harus dilakukan terlebih dahulu dan sebagainya," ucap Greysia Polii. (hfz)


TOPIK BERITA TERKAIT: #indonesia-master-2018 

Berita Terkait

PBSI Diapresiasi Loloskan 4 dari 5 Nomor ke Final

Total Sport

JK Yakin Bulutangkis Indonesia Bangkit

Bulutangkis

Kevin/Marcus Penuhi Ekspektasi Publik

Bulutangkis

Owi/Butet Akui Lawan Lebih Cepat dan Kuat

Bulutangkis

Owi/Butet Tersungkur di Final

Headline

Gelar Pertama Ginting Tahun Ini

Bulutangkis

IKLAN