Minggu, 23 September 2018 11:44 WIB
pmk

Total Football

Menyebrang ke Negeri Jiran jadi Pilihan Sulit bagi Jupe

Redaktur:

SEOLAH DIBUANG: Achmad Jufriyanto tinggalkan Persib. Foto: Istimewa

INDOPOS.CO.ID – Achmad Jufriyanto segera berkostum Kuala Lumpur FA. Ini bukan pilihan mudah bagi pemain yang disapa Jupe ketika mengambil jalan berbeda dengan Persib. Banyak kenangan indah yang dia ukir ketika menjadi awak Maung Bandung pada tahun 2014, 2015 dan 2017 lalu.

Kenangan yang selalu melekat di memory Jupe adalah saat Persib gapai titel juara Indonesia Super League 2014 dan Piala Presiden 2015. Luapan kegembiraan ketika meraih kemenangan di partai puncak selalu terngiang di telinga Jupe. Bahkan hingga saat ini, dirinya selalu merasakan atmosfer kejayaan itu di setiap tahun.

“Saya punya kenangan manis selama berada disini yang gak mungkin saya bisa lupakan. Pada setiap tahun saya selalu teringat terus bagaimana tiap tanggal 7 November dan 18 Oktober kita merayakan kemenangan,” jelas pemain berusia 30 tahun itu saat mengumumkan kepergiannya dari Persib.

Dua partai final itu juga memang amat terasa spesial bagi Jupe. Pasalnya dia merupakan pahlawan kemenangan berkat gol-golnya di masing-masing laga. Eksekusi dingin Jupe menaklukan kiper dari Persipura di final ISL 2014. Sedangkan tendangan bebas derasnya menjadi awal kekalahan Sriwijaya di puncak Piala Presiden 2015.

Jupe pun meminta maaf sekaligus terima kasih pada semua Bobotoh yang selalu memberikan dukungan. Termasuk seluruh elemen di tim Persib baik itu dari jajaran manajerial hingga tim. Karena kini dia harus pergi mengembangkan karirnya ke Liga Super Malaysia,

“Persib bukan hanya saya, ada manajemen, ada pelatih ada teman-teman dan saya rasakan dukungan itu. Intinya, terima kasih atas dukungannya Semua, saya minta maaf,” tukasnya seperti dikutip Simamaung.com.

Umuh Muchtar sempat berbicara panjang lebar dengan sang pemain pada detik-detik akhir keputusan menyebrang menuju Malaysia. Bek berusia 30 tahun tersebut memang seolah didepak oleh Mario Gomez setelah dirinya disebut masuk bidikan tim asal Thailand. “Kalau Jupe sudah tidak dibutuhkan lagi pelatih, kita tidak bisa memagari pemain,” ujar Umuh.

Jupe memang sudah dipersilakan pergi oleh Gomez sehari jelang laga kontra PSM Makassar. Itu yang membuat stoper asal Tanggerang itu merasa dirinya sudah tak dibutuhkan lagi di skuad Maung Bandung.

Sang pemain, sebut Umuh, sempat kaget saat pelatih langsung menawari dia untuk berkarir di Thailand, bukan dari agen pemain.

“Kita kan main Jumat, tetapi Kamis sudah dipanggil sama pelatih. Katanya ada yang minta dari Thailand dan kamu lebih cocok kalau main di luar karena ada masa depan. Jupe kaget, kenapa kok ada (tawaran) yang datang dari Thailand, kenapa harus pelatih yang bilang,” jelas Umuh.

Jupe pun akhirnya menerima kabar bahwa dia memang sudah tidak ada dalam rencana utama Gomez. Keputusan bulat Jupe menyebrang ke Malaysia yang benar-benar serius untuk meminangnya pun akhirnya dijalani. (*/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #achmad-jufriyanto #bursa-transfer-pemain-liga-1 

Berita Terkait

Stok Stoper Berlebih, Arema Datangkan Israel

Liga Indonesia

Marlon Langsung Nyetel dengan Skema Borneo

Liga Indonesia

Essien Pamit dari Persib

Liga Indonesia

Tambah Kekuatan, Green Force Rekrut Empat Arek Suroboyo

Liga Indonesia

Tak Ada Tempat Lagi untuk Tibo di Sriwijaya FC

Liga Indonesia

IKLAN