Selasa, 25 September 2018 08:27 WIB
pmk

Jakarta Raya

Konsep Pengembangan Kepulauan Seribu Menguat

Redaktur:

Kepulauan Seribu

INDOPOS.CO.ID - Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, menyam­but baik program Wakil Guber­nur DKI Jakarta, Sandiaga Sala­hudin Uno, untuk menjadikan Kabupaten Kepulauan Seribu, sebagai kawasan ecotourism (ekowisata) dan maritim ber­taraf internasional.

Bahkan, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik lang­sung meminta Suku Dinas Ke­budayaan dan Pariwisata Pulau Seribu, berkoordinasi dengan Transjakarta untuk menyiapkan transportasi kapal penghubung antar pulau, guna meningkat­kan pelayanan kepada para wisatawan.

“Salah satu kendala dalam pengembangan pariwisa­ta Kepulauan Seribu adalah minimnya transportasi yang menghubungkan antar pulau, jadi kami ingin pemaksimalan transportasi tersebut didorong penuh,” ujar Mohammad Tau­fik, Selasa (30/1).

Taufik mengatakan, program OKE Otrip yang saat ini sudah berjalan di darat yang melibat­kan Transjakarta dengan ang­kutan umum swasta dapat juga diaplikasikan di laut. Dengan begitu, biaya angkutan tersebut akan semakin murah, sehingga pariwisata akan hidup di Kepu­lauan Seribu.

Masyarakat pulau yang sampai saat ini belum merasakan secara maksimal potensi wisata juga bisa ikut memperoleh manfaat. “Saat ini jumlah pengunjung ke Pulau Seribu baru sekitar 50 ribu orang di akhir pekan dan hari libur. Apabila angkutan antar pulau teealisasi, jumlah wisa­tawan diperkirakan dapat me­ningkat hingga 200 ribu orang. Ekonomi masyarakat setempat juga bisa terangkat,” kata Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta ini.

Selain itu, lanjut Taufik, pro­gram Gubernur Anies Baswedan soal diperbolehkannya kem­bali becak beroperasi di lokasi-lokasi tertentu di Jakarta, juga bisa diterapkan di Pulau Seribu. Terlebih saat ini becak masih menjadi kendaraan sehari-hari warga pulau.

Mereka menjemput wisatawan dan penghuni pulai yang baru datang dari kapal di dermaga, kemudian membantu mengng­kut orang serta bawaan mereka. “Hanya saja ke depan becak-becak di pulau harus dihias dan dipercantik secara menarik. Se­hingga wisatawan akan semakin tertarik dan menjadi nilai tambah bagi wisatawan di sana,” jelas dia.

Menanggapi hal itu, Kepala Suku Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pulau Seribu Cucu Ahmad Kurnia mengaku, sedang memprogramkan angkutan kapal wisata antarpulau. Untuk tahap pertama, dibutuhkan sedikitnya 4 buah kapal, dengan kapasitas sekitar 100 penumpang. “Kami sudah melakukan kajian, dan kapal penghubung ini memang sangat penting untuk meningkat­kan pariwisata di Pulau Seribu,” tandas dia.

Sebelumnya, Wagub Sandiaga Uno menilai banyak yang harus digali dari potensi Kabupaten Kepulauan Seribu. Sandi meng­inginkan, Kabupaten Kepulauan Seribu bisa menjadi kawasan ecotourism (ekowisata) dan maritim bertaraf internasional. (wok)


TOPIK BERITA TERKAIT: #wisata-bahari 

Berita Terkait

IKLAN