Sabtu, 22 September 2018 08:30 WIB
pmk

Kesehatan

Diproduksi Lokal, Obat Kanker Limfoma Bisa Lebih Terjangkau

Redaktur: Novita Amelilawaty

Presiden Direktur PT Ferron Par Parmaceuthicals Krestijanto Pandji menyebutkan obat bendamustine akan masuk dalam formularium nasional atau ditanggung Jaminan Kesehatan Nasional (BPJS Kesehatan) sekitar bulan April atau Mei 2018.

INDOPOS.CO.ID - Pilihan terapi pengobatan kanker limfoma kini semakin luas dengan hadirnya obat antitumor bendamustine. Obat kanker tersebut kini sudah bisa diproduksi lokal atau di dalam negeri sehingga harganya lebih terjangkau.

Hasil penelitian yang dilakukan Prof.Rummel MJ,MD, PhD dari Jerman menyimpulkan, pasien yang diberikan terapi bendamustine yang dikombinasikan dengan rituximab dapat meningkatkan masa bebas penyakit atau remisi sampai 10 tahun. ''Angka kematian pasien dengan pengobatan bendamustine lebih sedikit dibandingkan dengan angka kematian pasien dengan terapi standar,'' kata Rummel dalam acara yang sama.

Bendamustine sebenarnya sudah ditemukan sejak 50 tahun lalu namun akses terhadap obat ini lebih banyak di Jerman. Kini obat tersebut sudah diproduksi oleh PT Ferron Par Parmaceuthicals di Indonesia.

Rummel menambahkan, pengobatan itu memberi harapan baru pada pasien yang membutuhkan, yaitu pasien limfoma non-hodgin (tidak terdeteksi sel abnormal Reed-Sternberg), terutama jenis yang menyerang sel-B.

Bendamustine diberikan secara suntikan intravena atau kemoterapi, diberikan sendiri atau dengan kombinasi rituximab. Pasien tidak perlu melakukan pemeriksaan genetik terlebih dahulu kecuali pada kondisi khusus.

Menurut Rummel, tidak ada kontraindikasi untuk bendamustine. ''Selama pasien tidak memiliki masalah ginjal, liver, dan organ lain sehat, maka dapat diterapi dengan bendamustine,'' tandasnya.   

Dijelaskan oleh Dr.Hilman, terapi kombinasi ini memberi harapan baru bagi pasien limfoma, terutama kanker dengan stadium rendah. ''Pengobatan ini untuk mengendalikan penyakitnya sehingga meningkatkan kualitas hidup pasien. Misalnya menghambat pertumbuhan benjolan, walau belum sembuh sempurna tapi itu sudah sangat membantu pasien,'' imbuhnya. (dew)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kesehatan 

Berita Terkait

Sunglasses Tangkal Katarak Dini

Kesehatan

Seksi Sixpack Tanpa Sit Up

Kesehatan

Ketua MUI : Vaksin MR Wajib

Nasional

Lasik, Tindakan Cepat Persiapan Lama

Kesehatan

Mengetahui Manfaat Daun Kelor

Kesehatan

IKLAN