Senin, 19 November 2018 10:32 WIB
pmk

Fashion

Kolaborasi Merah Oriental dan Batik Indonesia

Redaktur:

ORIENTAL-Sejumlah model, artis, dan sosialita memperagakan koleksi busana bertema ”Love in Shanghai” di Lippo Mall Kemang Jakarta, Selasa (30/1) lalu. Foto: Iwan Tri Wahyudi/INDOPOS.CO.ID

INDOPOS.CO.ID - Perayaan Tahun Baru Imlek sudah di depan mata. Kurang dari dua minggu lagi, masyarakat Tionghoa di seluruh Indonesia akan menyambut perayaan tradisi tersebut.

Untuk menyambut tahun Anjing Tanah, Fashion Legacy menghadirkan koleksi busana bernuansa Imlek bertajuk ”Love in Shanghai”. Dalam pagelaran busana yang digelar di Mal Lippo Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (30/1) lalu, ada sekitar 40 look busana ditampilkan.

Semuanya merupakan gabungan dari lini busana milik sejumlah desainer lokal. Diantaranya, Sekar Kedaton, Dhara, Okainku, Agnes Budhisurya, Aliv dan KAVA.  

Tak melulu berpatokan dengan gaya kerah cheongsam, busana tahun baru Imlek dipadupadan dengan style lain. Misalnya, terusan panjang bergaya semi formal didesain dengan memadukan bahan broket pada bagian dada dengan potongan kerah Sabrina. Lalu dipadukan dengan material kain satin yang licin dan mewah di bagian bawah. Untuk menambah manis penampilan, disampirkan sebuah selendang polos warna merah.

Bagi Anda yang suka dengan desain simpel, ada beberapa model baju potongan one piece dress selutut dengan motif batik. Ada sedikit kombinasi warna merah dan hitam untuk pilihan model ini.

Sedangkan bagi pecinta busana oriental dengan akses Tionghoa yang kental, bisa menjajal sleeveless dress berkerah cheongsam. Didesain dengan bahan brokat warna merah menyala, dipadankan dengan kain lilit motif batik berwarna merah marun.

Ada juga pilihan cheongsam model tanpa lengan dengan warna warna metalik keemasan dengan pattern khas Indonesia pada bagian tengah baju dan aksen midriff di bagian kedua sisi paha.  Desainer Dhara dalam koleksi kali ini bermain dengan kain tenun, namun didesain tetap bergaya lebih muda dan chic.

”Saya wujudkan dengan potongan long dress tenun warna merah dan hitam dengan model lengan panjang berkancing depan. Lalu saya padukan dengan aksen midriff di bagian tengah dress. Ada juga desain asimetris dress selutut warna merah, hitam, dan putih yang simpel namun fashionable,” paparnya kepada INDOPOS disela-sela fashion show.

Total, ada 11 look rancangannya dengan penggunaan bahan tenun, viscose, lave, dobi, dan lainnya yang dirancang berpotongan A-line. ''Untuk membuka kemungkinan batik bisa digunakan dalam berbagai macam kegiatan dan di semua daerah. Batik-batiknya yang kasual ya, untuk cocok dipakai di pagi, siang, sore, dan malam,'' kata Dhara lagi.

Lain lagi dengan desainer Moeryawati yang memiliki label fashion ”Sekar Kedaton”. Dia mencoba memadukan unsur oriental dan tradisional Indonesia.

''Walaupun bernuansa oriental, namun tetap menampilkan unsur batik dalam setiap koleksi saya,'' ulasnya. Kali ini, dia menggandeng aktris Wulan Guritno sebagai muse-nya. (dew)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #fashion #imlek 

Berita Terkait

Kemeja Formal Pria Diskon 30 Persen

murah meriah

Fesyen Wanita, Beli Dua Dapat Diskon

murah meriah

Tonjolkan Kekuatan Handmade

Jakarta Raya

Koleksi Busana Fesyen Bergaya Hypebeast

murah meriah

Kemeja dan Celana Jins Diskon 20 Persen

murah meriah

Baju Kasual Idaman Pria dan Wanita

murah meriah

IKLAN