Rabu, 14 November 2018 02:13 WIB
pmk

Total Football

Ambisi sang Juara Bertahan

Redaktur:

INGIN ULANG MEMORI: Kegagalan di turnamen Piala Presiden, tak ingin diulangi Borneo FC di Piala Gubernur Kaltim 2018. Kesuksesan pada 2016 silam harus dapat diulang.

INDOPOS.CO.ID - Gagal di Piala Presiden 2018, Borneo FC ogah terpuruk lagi. Haus akan gelar, tim beralias Pesut Etam membidik Piala Gubernur Kaltim (PGK) 2018 finis sebagai juara.

Berstatus juara bertahan di PGK 2016, ambisi Borneo FC mengulang sukses cukup besar. Dukungan penuh suporter dipastikan membanjiri Stadion Segiri yang ditunjuk sebagai salah satu venue penyisihan grup.

Presiden Borneo FC Nabil Husein Said Amin menuturkan, manajemen menginginkan PGK 2018 kembali dimenangi. Hal ini sekaligus menebus kegagalan di Piala Presiden 2018. "Saya instruksikan tim tampil dengan kekuatan penuh. Jadi hasil dari turnamen yang sebelumnya harus berbeda," kata Nabil.

Menurunkan skuad lapis di Piala Presiden 2018, Nabil memang memberikan visi dan misi berbeda. Kekuatan tim dibagi dua sehingga ada yang di Bali dan sisanya di Jogjakarta. Tim inti yang berada di Jogjakarta mendapat penanganan penuh dari pelatih Iwan Setiawan. Juru taktik eks Persebaya Surabaya ini diharapkan bisa memberikan prestasi lebih di kompetisi serta PGK 2018.

"Secara kesiapan jauh lebih maksimal. Apalagi kami masih punya waktu cukup untuk mematangkannya," jelas Nabil.

Meski tampak ambisius merengkuh trofi, Nabil tetap mewaspadai calon-calon lawan. Bukan hanya pesaing lokal, namun klub besar seperti PSM Makassar, Persebaya Surabaya, dan barito Putera yang datang dengan kekuatan penuh.

"Apalagi hadiahnya besar. Pasti berlomba-lomba ingin tampil sebagai pemenang. Kami coba waspada," jelas Nabil.

Demi melangkahkan betis ke final, Nabil ingin skuadnya bisa fokus lolos dari fase grup. Setiap laga haram hukumnya berkesudahan imbang, apalagi kalah.

Terpisah, Pelatih Borneo FC Iwan Setiawan mengaku timnya hampir 100 persen siap bertarung di PGK 2018. Soal target yang diusung manajemen, dia coba wujudkan semaksimal mungkin.

"Program latihan sudah melewati fase peningkatan stamina dan bertahan. Kami masih perlu waktu untuk menyempurnakan kesiapan," ujar Iwan.

Masih punya waktu lebih mempersiapkan tim, Iwan menjelaskan ada beberapa kesempatan uji coba yang bisa dimaksimalkan. Namun, terkait calon lawan, dia belum bisa membeberkan.

Selama melakukan pemusatan latihan di Jogjakarta, anak asuhan Iwan melakoni tiga kali uji coba. Hasilnya dua kali imbang dan sisanya menuai kemenangan.

"Karena program kami selama di Jogjakarta adalah peningkatan stamina dan bertahan, anak-anak belum siap dalam latih tanding. Hal ini yang kami akan benahi selama di Samarinda," jelasnya.

Bila tak ada aral, tim dijadwalkan kembali berlatih hari ini (2/2) di Stadion Segiri, Samarinda. Lerby Eliandry dkk harus melakoni latihan demi mengejar kekurangan selama training centre di Jogjakarta. (*/abi/tom/k18/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #borneo-fc #piala-gubernur-kaltim-2018 

Berita Terkait

Borneo Buru Poin di Serui

Liga Indonesia

Naga Mekes Terancam Tanpa Kiper Utama

Liga Indonesia

Keran Gol Billy Keraf

Liga Indonesia

Tiada Arti Tanpa Suporter

Liga Indonesia

Borneo FC Jaga Stamina sebelum ke Medan

Liga Indonesia

Striker Borneo Menjelma sebagai Predator

Liga Indonesia

IKLAN