Sabtu, 17 November 2018 09:54 WIB
pmk

Jakarta Raya

Pemprov Jangan Terlalu Bergantung Pompa Air

Redaktur: Redjo Prahananda

INDOPOS.CO.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali diuji oleh ancaman banjir. Air di Jakarta hari ini berasal dari air terusan dari Bogor, melalui sungai Ciliwung (banjir kiriman). Berdasarkan catatan BPBD DKI, pukul 09.00 status pintu air Katulampa siaga satu.

Ketua Dewan Daerah Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Ubaidillah, mengatakan dalam merespon ancaman banjir, selama ini Pemprov DKI masih bergantung pada pompa-pompa (polder) untuk membuang air yang menggenangi atau membanjiri.

"Jika hari ini Jakarta masih banjir, itu artinya  ada dua kemungkinan; pertama, polder masih belum bisa menjadi solusi atasi banjir. Kedua, secara teknis Pemprov DKI tidak tidak siap/ "siaga atasi banjir" untuk mengontrol, mengendalikan pompa-pompa yang menjadi andalanya," kata dia, Senin (5/2).

Dikatakan Ubaidillah, banjir di Jakarta baik berasal air kiriman dari Bogor, pasang air laut ataupun hujan lokal itu pasti selalu terjadi. Ketika air kiriman atau hujan lokal terjadi, semantara pompa secara teknis tidak berjalan atau misalnya ada sabotase, maka Jakarta pasti banjir dan lumpuh.

"Sore hari ini pukul 17.00, hujan lokal mulai turun di sebagian Jakarta dengan intensitas sedang," kata dia.

Saat ini yang harus diprioritaskan adalah menjamin keselamatan jiwa dan harta benda warga yang terdampak atau potensi terdampak banjir kiriman tersebut.

Ubaidillah berharap, pemerintah jangan hanya bergantung pada pompa-pompa, tapi bagaimana ke depan bisa/mampu mempertahankan lahan tersisa dan berfungsi secara ekologis. Jika memungkinkan beli kembali/atau bebaskan lahan yg sempat ditukar guling misalnya.

"Selain itu, drainase, saluran mikro/ sedang/ besar, sungai dan kanal harus bebas dari sampah dan limbah. Salah satunya dengan cara penindakan hukum dengan tegas terhadap individu ataupun industri pembuang limbah tanpa pandang bulu," tandas dia. (wok)


TOPIK BERITA TERKAIT: #banjir #bendungan-katulampa 

Berita Terkait

Lebak Terancam Banjir dan Longsor

Banten Raya

Hujan Petir, Waspada Banjir

Headline

Hujan Seharian, Tiga Kecamatan Diterjang Banjir

Headline

Warga Cipinang Melayu Minta Dibuatkan Tanggul

Jakarta Raya

DPRD Tagih Janji Pemkot Tangani Banjir

Banten Raya

Tujuh Titik Banjir Belum Teratasi

Banten Raya

IKLAN