Selasa, 16 Oktober 2018 05:13 WIB
pmk

Jakarta Raya

Selamat Jalan Putri, Keluarga Ikhlas Melepasmu

Redaktur: Syaripudin

PERISTIRAHATAN ABADI: Jasad Dianti Dyah Ayi Cahyani Putri digotong rekan-rekan satu kantornya menuju pemakaman, Selasa (6/2). Foto: Yasril Chaniago/INDOPOS.CO.ID

INDOPOS.CO.ID – Meninggalnya Dianti Dyah Ayu Cahyani Putri, 24, menyisakan luka mendalam bagi keluarga. Meski begitu, keluarga telah ikhlas melepas kepergian perempuan yang akrab disapa Putri tersebut.

"Terimakasih semua atas bantuannya. Mohon doa atas kepergian putri kami. Dia kami kebumikan di Serang. Kami ikhlas,” ujar Gatot Prayogo, ayahanda Putri dengan senyuman mencoba tegar meski raut wajahnya terlihat lelah dan terpukul.

Ia mengungkapkan, Putri meninggal setelah mengalami sesak napas, pembengkakak leher dan kelelahan akibat mobilnya terjepit patahan beton yang terkena longsor.

Kakak kandung Putri, Ganda Anugrah mengungkapkan, kini ia tersadar atas firasat kepergian adiknya tersebut.

”Minggu lalu, saat mengobrol santai, adik saya nyeletuk, kalau ntar meninggal, ia minta dikebumikan di TPU belakang kantor Cipocok Jaya. Soalnya kalau dekat rumah, dia takut. Katanya seram,” ujar Ganda tegar.

Tak hanya itu, kepergian adiknya yang berprofesi sebagai staf GMF Aero Asia di Bandara Soetta tersebut pernah mengatakan keluarganya akan mendapat rezeki karena beberapa bagian tubuh Ganda dan ibunya mendadak berbintik merah.

"Kata dia, bakal dapat rezeki. Rupanya, kami malah kehilangan dia. Selamat Jalan Puteri, kami ikhlas melepasmu," ujar sang kakak.

Dianti Dyah Ayu Cahyani Putri, merupakan korban longsor underpass parameter selatan Bandara Soekarno Hatta, Senin (5/2) lalu. Ia menjadi satu dari dua korban yang terjepit longsoran beton di dalam mobil Hondra Brio A1567 AS selama kurang 10 jam. Ia menghembuskan nafas terakhirnya di RS Mayapada Tangerang pagi tadi. (cha)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #longsor-underpass-soetta 

Berita Terkait

IKLAN