Nasional

Serius Ini, Sumbar Siapkan Dua KEK

Redaktur: Dani Tri Wahyudi
Serius Ini, Sumbar Siapkan Dua KEK - Nasional

BERSATU-Suasana puncak perayaan Hari Pers Nasional (HPN) di Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat (9/2) .

INDOPOS.CO.ID - Puncak perayaan Hari Pers Nasional (HPN) berlangsung Jumat (9/2) di Kota Padang, Sumatera Barat.  Kehadiran HPN dan Presiden Joko Widodo di kota yang terkenal dengan kuliner rendang membuat geliat pertumbuhan ekonomi terjadi. Setidaknya efek kunjungan insan pers yang merayakan HPN dan berbagai lintas kementerian dan lembaga yang datang sudah membawa dampak langsung. Mulai dari terisinya hotel, sampai terjualnya berbagai jenis kudapan yang dibawa tamu saat pulang ke kota asal.

"Efek langsung dari tamu yang datang salah satunya hunian hotel penuh, makanan dan oleh oleh dibawa  pengunjung kembali ke kota asalnya," ujar Menteri Pariwisata, Arief Yahya, yang turut mengisi rangkaian HPN dengan seminar nasional "Menata Potensi Wisata dan Dukungan Infrastuktur menuju industri Pariwisata yang modern" di Padang, Rabu (7/2) lalu.

Dalam momentum hari pers nasional kali ini, Arief Yahya menekankan kepada pemda Sumatera Barat untuk terus menggali potensi Pariwisatanya. Dia juga memintan kepada Pemprov Sumbar untuk menyiapkan dia kawasan ekonomi khusus. Karena potensi itu sangat memungkinkan.

"Harus punya komitmen. Pemda harus mengesampingkan ego sektoral. Pro dan kontra itu sangat biasa. Pertimbangannya adalah kalau di luar Padang, destinasi itu lebih populer, pemilihan untuk mengutamakan memajukan destinasi yang populer tadi harus bersama sama,” pinta Arief Yahya, yang berkesempatan meninjau kawasan  KEK Kabupaten Kepulauan Mentawai seluas 2.600 hektare di daerah Taileleu, Kecamatan Siberut Barat Daya.

Dia juga mengkritisi  area di Kawasan Bahari Terpadu Mandeh yang diproyeksikan dapat menjadi KEK sekitar 400 hingga 600 hektare. Namun dari sisi fasilitas dan infrastruktur, Mentawai dinilai lebih siap ketimbang Mandeh. "Mentawai memiliki peluan lebih dulu, Mandeh sudah dua tahun belum melakukan apa apa," sindirnya.

Pada kesempatan lain, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan, pihaknya siap memfasiitasi pembentukan KEK Mandeh, sehingga memiliki  tata kelola tersendiri berupa Badan Otorita layaknya Danau Toba dan Borobudur.

“Kalau bentuknya otorita maka memiliki privilege mencari sumber pendanaan tersendiri. Sekarang Pulau Mentawai mau kita lihat,” ujar Luhut, di Jakarta, Jumat (9/2). (nel)

Berita Terkait


Baca Juga !.