Indobisnis

Rumah ini Angsurannya Cuma Rp 800-an Ribu Loh

Redaktur: Ali Rahman
Rumah ini Angsurannya Cuma Rp 800-an Ribu Loh - Indobisnis

Foto : Istimewa

INDOPOS.CO.ID - Rumah merupakan kebutuhan pokok bagi siapapun. Tapi sayangnya kian hari harga rumah terus melonjak. Tapi ternyata, di pameran Indonesia Properti Expo yang sedang berlangsung di Jakarta Convention Center masih ada rumah yang cicilannya hanya Rp. 800-an ribu.

Adalah SPS Group yang memiliki beberapa proyek perumahan subsidi seperti Villa Kencana Cikarang, Grand Vista Cikarang 2, Grand Karawang Residence, Granfld Cikarang Cikarang City. Dengan biaya cicilan perbulannya hanya Rp. 800an ribu. ''Untuk Pameran ini, cukup bayar DP Rp. 2,5 juta, all in. Ngga ada tambahan lain,'' ujar Tuti Mugiastuti, General Manager SPS Group, Jumat (9/2).

Tuti menjelaskan, sejak awal pembangunannya tahun 2017 perumahan Villa Kencana Cikarang (VKC) menjadi proyek yang sangat fenomenal dengan hadirnya Presiden RI Joko Widodo yang meresmikan proyek tersebut. Sejak itu, lanjutnya, proyeknya menjadi incaran masyarakat yang membutuhkan rumah subsidi. ''Kehadiran Pak Jokowi meresmikan proyek kami sangat berpengaruh terhadap penjualan unit di grup perusahaan kami terutama Villa Kencana Cikarang,'' ucap wanita berhijab itu.

Sepanjang tahun 2017 lalu, pihaknya berhasil membukukan penjualan sebanyak 15 ribu unit. Selain kehadiran Jokowi ke proyek VKC, hal lain yang menjadi pertimbangan masyarakat dalam memilih VKC adalah komitmen SPS Group dalam upaya memberikan lingkungan hunian yang layak dan nyaman. ''Kami sangat mempertimbangkan aspek infrastruktur yang ada di kawasan ini (VKC). Dari jalan ‘boulevard’ yang lebar, ketersediaan air bersih hingga kondisi aliran sungai yang ada didalam kawasan sangat kami perhatikan,'' ungkapnya.

Terkait dengan kondisi cuaca ekstrim beberapa hari lalu yang menyebabkan sebagian kecil kawasan ini terendam banjir, dari 8.647 unit yang dibangun hanya 50 unit yang terkena dampak banjir yang artinya hanya 0,5 persen dari total luas kawasan.

Tuti menjelaskan, standar kualifikasinya sudah diatas peil banjir, artinya ketinggian muka tanah secara hidrologi paling aman dari risiko banjir. ''Aliran sungai di kawasan VKC sudah sangat baik karena kami rutin melakukan normalisasi agar sungai tidak mengalami pendangkalan. Terbukti sepanjang tahun 2017 tidak pernah terjadi banjir. Salah satu penyebab kenapa VKC bisa terjadi banjir adalah kondisi sungai setelah atau diluar kawasan yang notabene milik warga belum di normalisasi, sehingga tidak mampu menahan derasnya debit air,'' katanya.

Pihaknya berharap warga penghuni tidak perlu panik menghadapi kondisi tersebut, karena SPS Group saat ini sedang koordinasi dengan Dinas Pengairan dan Pemda dalam mengatasi kondisi tersebut agar kejadian ini tidak terulang lagi. “Kami juga menyarankan kepada Pemda setempat untuk segera melakukan normalisasi sungai yang ada di wilayah-wilayah yang pembangunan pembangunan properti nya sedang pesat,”kata Tuti. Masih menurutnya, bahwa aliran sungai ini harus terintegrasi mulai dari dalam kawasan perumahan hingga di aliran sungai terakhir menuju ke laut.

Terlepas dari perihal tersebut, tahun 2018 ini, SPS Group akan menghadirkan proyek prestisius Grand Cikarang City 2 yang diharapkan dapat mengulang sukses dari proyek terdahulu nya Grand Cikarang City (GCC). “Lokasinya tidak jauh dari GCC, hanya sekitar 5 km dan sekarang ini kami sudah menguasai lahan seluas 70 hektar untuk proyek tersebut. Sekarang persiapan kami sudah sekitar 90 persen dan dalam waktu dekat akan segera berjalan,'' pungkasnya. (dew)

Baca Juga


Berita Terkait


Baca Juga !.