Internasional

India Tiba-Tiba Dukung Kemerdekaan Palestina, Ada Apa?

Redaktur:
India Tiba-Tiba Dukung Kemerdekaan Palestina, Ada Apa? - Internasional

Perdana Menteri India Narendra Modi (depan kanan) bersama Presiden Palestina Mahmoud Abbas. (Reuters)

INDOPOS.CO.ID - Perdana Menteri India Narendra Modi mengunjungi Ramallah, salah satu kota di Palestina. Kedatangannya untuk menyatakan dukungan kemerdekaan Palestina. Modi diterima oleh Presiden Palestina Mahmoud Abbas. Modi mengatakan India berharap bisa melihat Palestina merdeka dan aman.

Sebelumnya dia bertemu dengan Perdana Menteri Rami Hamdallah dan mengunjungi Museum Yasser Arafat serta meletakkan karangan bunga. Dalam sebuah posting Twitter pada Jumat (9/2), Modi mengatakan dukungannya untuk Palestina secara eksplisit. "Dukungan kami untuk rakyat Palestina dan pembangunan Palestina," katanya dalam cuitan tersebut.

Kantor berita resmi Palestina WAFA melaporkan bahwa kedua pemimpin tersebut akan membahas cara untuk meningkatkan hubungan bilateral, dan akan menandatangani nota kesepahaman.

Para ahli mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari menyeimbangkan kebijakan luar negeri India di Timur Tengah. Sebelum tiba di wilayah Palestina, Modi bertemu Raja Yordania Abdullah II di Amman. Dia juga dijadwalkan berangkat ke UAE dan Oman pada Minggu (11/2), sebagai bagian dari turnya kali ini.

Menurut Vijay Prashad, seorang profesor studi internasional yang berbasis di AS, hubungan India dengan Palestina masih menjadi ketidakpastian. "Ada tekanan eksternal terhadap pemerintah, terutama dari negara-negara Arab, yang menyediakan energi dan pekerjaan untuk India. Namun kunjungan tersebut menunjukkan bahwa tidak mudah bagi pemerintah India untuk mengabaikan Palestina," kata Prashad kepada Al Jazeera

Menariknya, kunjungan tersebut dilakukan beberapa minggu setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sambang ke India, dan berjanji untuk memperkuat persahabatan antara Israel dan India. India saat ini merupakan pembeli terbesar persenjataan Israel, yakni menghabiskan rata-rata USD 1 miliar per tahun untuk peralatan militer dalam beberapa tahun terakhir.

Pemerintahan sayap kanan Modi telah berupaya untuk meningkatkan hubungannya dengan Israel sehingga menimbulkan kekhawatiran bahwa hal itu mungkin akan meninggalkan dukungannya terhadap Palestina. Namun pada bulan Desember, India memilih menentang keputusan Amerika Serikat untuk mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel di Majelis Umum PBB.(ina/JPC)

Berita Terkait

Internasional / Mengutuk Serangan di Pemukim Yahudi

Internasional / Palestina-Israel Saling Serang

Internasional / Pasukan Israel Usir 13 Keluarga Palestina

Internasional / Ibu dan Anak Palestina Ini Akhirnya Bertemu Walau Sekejap

Internasional / Warga Yahudi Serang Warga Palestina di Tepi Barat


Baca Juga !.