Selasa, 17 Juli 2018 10:54 WIB
bjb juli

Jakarta Raya

Terkait Program Rumah DP 0 Rupiah, Dewan Korek Pengembang dan Dinas Perumahan

Redaktur:

Foto : Ilustrasi

INDOPOS.CO.ID - Komisi D (bidang pembangunan) DPRD DKI Jakarta berencana menggelar pertemuan dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta, bersama pengembang proyek rumah susun (rusun) Dp 0 Rupiah. "Pemanggilan tersebut untuk meminta klarifikasi terhadap pembangunan hunian ini," ujar Anggota Komisi D Pandapotan Sinaga, Selasa (13/2).

Pandapotan mengatakan, dalam pertemuan nanti Komisi D akan menanyakan sejauh mana kesiapan dan pelaksanaan program tersebut. Di samping sejauh mana kebutuhan bagi masyarakat.

Pemanggilan itu juga dilakukan untuk mempertanyakan seputar persyaratan yang meliputi pembelian hunian itu. Sehingga warga yang berminat membeli rusun tersebut tidak dirugikan di kemudian hari.

"Tidak kita pungkiri masih banyak warga yang bertanya-tanya tentang regulasi dan mekanisme terhadap program ini. Karenanya kami ingin memanggil dan meminta penjelasan instansi terkait,” kata politisi PDIP itu.

Kemudian, dewan juga akan memperjelas menyangkut regulasi sebagai payung hukum pelaksanaan pembangunan rusun DP 0 Rupiah ini. Regulasi ini diungkapkannya sangat penting untuk memberikan jaminan kepada pembeli bahwa apa pembangunan rumah tersebut tidak melanggar aturan. 

Hal lain yang ingin diperjelas ialah mekanisme pembayaran yang dibebankan warga. Pasalnya sistem pembayaran yang dilakukan ini berjangka panjang. “Kalau seandainya di tengah jalan cicilan itu macet bagaimana mekanisme dan konsekuensinya untuk warga. Semua harus jelas,” tegas dia.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meresmikan ground breaking pembangunan rumah DP 0 Rupiah di kawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Kamis (18/1) silam.

Rumah DP 0 Rupiah ini berupa rumah susun sederhana milik (Rusunami) dan dibangun di lahan seluas 1,4 hektare milik Pemprov DKI Jakarta. Program ini menjadi salah satu dari 23 janji kampanye Anies-Sandiaga saat Pilkada DKI lalu.

Saat itu keduanya berjanji akan membuat rumah DP 0 Rupiah untuk kalangan tidak mampu dan dalam bentuk rumah tapak bukan rumah susun. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), PD Pembangunan Sarana Jaya ditunjuk menjadi pengembang proyek tersebut. (wok)

Kisi-Kisi Pertanyaan untuk Dinas Perumahan DKI

  • Kesiapan pengembang dan instansi terkait
  • Proses pelaksanaan program DP 0 Rupiah
  • Sejauh mana kebutuhan bagi masyarakat
  • Syarat pembelian hunian itu
  • Dewan akan memperjelas regulasi pembangunan rusun DP 0 Rupiah


TOPIK BERITA TERKAIT: #rumah-dp-0-rupiah #pemprov-dki 

Berita Terkait

IKLAN