Senin, 24 September 2018 12:54 WIB
pmk

Jakarta Raya

Cuaca Ekstrem, Warga Jakarta Waspadai Potensi Banjir Lagi

Redaktur:

Pengamat Perkotaan Musni Umar

INDOPOS.CO.ID - Ibu Kota Jakarta masih berpotensi terkena banjir. Data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) prakiraan daerah potensi banjir di DKI Jakarta, tanggal 14 Februari 2018, terdapat potensi banjir di wilayah DKI Jakarta.

Pengamat Perkotaan Musni Umar menuturkan, resapan air di Kota Jakarta masih sangat minim. "Resapan air minim, sehingga banjir tidak dapat terhindarkan. Pohon-pohon beton di Jakarta pun sudah banyak terbangun. Sebaliknya ruang terbuka hijau semakin minim serta resapan air," kata Musni. 

Seperti halnya tertuang dalam UU No. 26 tahun 2007 tentang Ruang Terbuka Hijau (RTH). Di mana memuat porsi kawasan hutan paling sedikit 30 persen dari luas daerah aliran sungai (DAS) yang dimaksudkan untuk menjaga kelestarian lingkungan. 

Rektor Universitas Ibnu Chaldun Jakarta menambahkan, setiap rumah atau kawasan, pengelola gedung bertingkat, pengembang perumahan, harus memiliki kolam air, atau resapan air ke tanah. Sehingga dapat meminimalisasi banjir. "Seharusnya ada kontrol di lapangan baik dari petugas terkait atau pun Pemprov DKI Jakarta," kata dia.

Selain itu, diperlukan komitmen bersama-sama untuk membuat resapan air dan kolam air itu tadi. Jadi kalau dari kawasan Puncak, Bogor yang dekat dengan Katulampa dan hingga sepanjang aliran Kali Ciliwung terdapat kolam air dan terdapat resapan air. Maka debit atau volume air dari atas ke bawah akan berkurang. 

Dia menambahkan, kalau banyak titik-titik kolam air dan resapan itu tadi sudah dibuat, dijaga dan dirawat. Kemudian tinggal kontrol di lapangan. "Jadi kontrol yang harus ditegakkan, kalau perlu di cek satu-satu tempat, rumah, gedung, pabrik ada tidak kolam air juga tempat resapan airnya dan komitmen bersama membuat kolam air dan resapan air itu dijaga dan dirawat," tandasnya. (ibl)


TOPIK BERITA TERKAIT: #banjir 

Berita Terkait

Dua Kabupaten Tenggelam

Nusantara

Aceh Jaya Dilanda Banjir, 640 Warga Mengungsi

Nusantara

IKLAN