Sabtu, 17 November 2018 12:06 WIB
pmk

Tekno

Penyuplai Modul Surya Dalam Negeri Tembus Amerika Serikat

Redaktur: Syaripudin

PRODUK TERBARUKAN: Dirut Sky Energy, Jackson Tandiono (tengah)

INDOPOS.CO.ID - Manajemen Sky Energy Indonesia mengklaim bisnis panel surya sangat cerah. Apalagi, pemerintah mendukung penuh pemakaian energi terbarukan macam energi surya. ”Secara geografis,  Indonesia strategis untuk pembangkit listrik tenaga surya (PLTS),” tutur Direktur Utama Sky Energy, Jackson Tandiono, di Jakarta, Selasa (20/2).

Berdasar geografis itu, hampir seluruh daerah di Tanah Air berpotensi untuk pengembangan PLTS. Namun, faktanya pembangunan PLTS belum mencapai 1 persen. ”Karenanya, pemerintah bertekad menggenjot energi terbarukan dari 5 persen menjadi 23 persen hingga 2025,” ujarnya juga.

Nah, dari bauran energi terbarukan 23 persen itu, bagian energi surya tercatat 5 ribu megawatt-peak (MWp) pada 2019 dan 6.400 MWp periode 2025. “Jadi, prospeknya masih sangat menjanjikan,” imbuh Jackson.

Produk modal surya perusahaan telah ini diekspor ke luar negeri. Pendapatan perusahaan sekitar 36 persen berasal dari ekspor. Itu membuktikan produk perusahaan mendapat tempat di kalangan konsumen mancanegara. ”Kami satu-satunya produsen modul surya sukses menembus pasar Amerika Serikat (AS),” tukas Jackson juga. (far)


TOPIK BERITA TERKAIT: #energi #energi-terbarukan #panel-surya 

Berita Terkait

IKLAN