Jumat, 21 September 2018 10:54 WIB
pmk

Formula 1

Tim F1 Red Bull Berganti Corak Kulit

Redaktur:

Tim Red Bull

INDOPOS.CO.ID - Kejutan mengiringi peluncuran sosok mobil baru Red Bull 2018. Corak mobil yang berubah total menjadikan RB14 terlihat sama sekali berbeda dari pendahulunya. RB14 dilabur cat bernuansa doreng biru menyala. Corak ini berbeda 180 derajat dari warna kebesaran Red Bull dua musim belakangan, merah, dipadu oranye, dengan dasar biru gelap.

Datangnya Aston Martin sebagai sponsor baru Red Bull nampaknya membawa perubahan besar pada livery RB14. Meski demikian, Red Bull memberikan konfirmasi bahwa livery atau corak RB14 yang baru dirilis secara online tersebut merupakan “edisi khusus”.

Artinya, bisa jadi corak yang bakal digunakan untuk balapan resmi musim ini berbeda. Namun, kemungkinan bakal tetap digunakan untuk uji coba musim dingin, lantaran mobil tersebut akan dikendarai Daniel Ricciardo untuk kepentingan pengambilan gamabr di Sirkuit Silvertone pekan depan.

Brand pabrikan mobil Inggris Aston Martin menguasai bagian sayap belakang mobil. Mereka memutuskan untuk meningkatkan peran dan keterlibatannya di F1 sebagai mitra Red Bull. Ada rencana, Aston Martin akan kembali ke F1 sebagai pemasok mesin jika aturan baru yang bakal berlaku setelah musim 2020 dirasa menguntungkan.

Red Bull punya kebiasaan meluncurkan livery terbaru mereka paling akhir di antara tim-tim lainnya. Dengan meluncurkan corak sementara pada 19 Februari seperti saat ini, skuat Milton Keynes itu seperti ingin sedikit mengubah tradisi.

“Menjadi tidak biasa, seperti saat ini, bahwa mobil kami sudah jadi, mesin sudah dihidupkan untuk kali pertama, dan sudah dikirimkan ke Spanyol untuk memulai uji coba musim dingin di hari yang sama,” bunyi pernyataan resmi Red Bull.

RB14 akan tetap menggunakan mesin Renault yang dilabeli TAG Heuer seperti musim lalu. Akan dikendarai pasangan Max Verstappen dan Daniel Ricciardo, mobil baru tersebut diharapkan bakal kembali bersaing ketat dengan Ferrari dan Mercedes.

Penasihat Red Bull Helmut Marko justru enggan memancang target tinggi musim ini. Bahkan cenderung kurang optimis. “Saya rasa kami tidak berada pada posisi yang bisa bersaing untuk merebut gelar juara dunia. Mesin Renault semestinya akan lebih kuat di 2018, tapi jika Mercedes membangun mesin baru mereka bisa lebih maju dua langkah,” ujarnya kepada Auto Motor und Sport.

Dengan chassis baru yang juga sangat kompetitif karena lahir dari tangan Adrian Newey, Marko tidak yakin dengan aturan mesin saat ini Red Bull bisa merebut gelar juara. Dia memprediksi Lewis Hamilton (Mercedes) dan Sebastian Vettel (Red Bull) akan kembali bersaing dalam perebutan gelar juara dunia musim ini.

Namun dia senang dengan line up pembalap yang kini dimiliki Red Bull. ''Dengan memiliki dua pembalap yang sama kuat, keduanya akan selalu mencari performa terbaik dari mobil mereka masing-masing sehingga mendorong para teknisi untuk bekerja maksimal. Tapi kalau hanya memiliki satu pembalap yang dominan, Anda tidak akan tahu dimana batas maksimal tim bisa bekerja,'' ujarnya. (cak/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #balap-mobil 

Berita Terkait

IKLAN