Minggu, 18 November 2018 05:36 WIB
pmk

Indobisnis

Dukung Produk UKM, Shopee Luncurkan Kreasi Nusantara

Redaktur: Heryanto

Dukung UMKM shopee luncurkan kreasi Nusantara

INDOPOS.CO.ID - Perkembangan e-commerce yang semakin pesat membuat pelaku UMKM harus beradaptasi. Seperti membuat toko online sendiri. Atau berkolaborasi dengan pemain online. Beruntung di tengah persaingan bisnis online yang semakin sengit, Shopee peduli dengan pelaku UMKM Indonesia meluncurkan Kreasi Nusantara di gedung Smesco, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (27/2).

Head of Government Relations Shopee Raditiyo Triatmojo mengatakan, perkembangan e-commerce yang semakin pesat menjadi latar belakang pihaknya meluncurkan Kreasi Nusantara. Sebuah program untuk memajukan produk lokal Indonesia melalui platform digital. Laman Kreasi Nusantara, dapat dicari setelah kita membuka aplikasi Shopee.

"Kita ingin ini lebih komprehensif Oke pelaku UMKM sudah mengerti e-commerce. Tapi mereka harus diberi kesempatan. Sehingga mereka dapat memaksimalkan produknya," ujar Raditiyo, Selasa (27/2).

Untuk Kreasi Nusantara, lanjut dia, mempunyai tim kurasi sendiri. Mereka yang menyeleksi. Mana yang benar-benar produk lokal. "Awal febuari, kita juga kerjasama dengan Smesco,  produknya  masuk ke Kreasi Nusantara," pungkas.

Direktur industri kecil dan menengah (IKM) Kementrian Perindustrian Endang Suwartini mengatakan, jumlah IKM sekitar 4,5 juta. Pemerintah terus melakukan pembinaan dan pemberdayaan UMKM supaya berdaya saing. Serta dalam rangka menciptakan lapangan kerja. "Itu menjadikan IKM salah satu tulang punggung perekonomian Indonesia. Berontribusi terhadap PDB 20,16 persen. Dengan pertumbuhan 4.48 persen," ujarnya.

"Roadmap e-commerce, kami dari Kementrian Perindustrian turut mendorong pemanfaatan digital. UMKM yang telah memakai digital  mampu meningkatkan ekonomi Indonesia. Pendapatan mereka juga naik, karena dengan digital  membuat lebih inovatif dan kreatif," jelas Endang.

Pihaknya juga punya program e-smart IKM, yaitu melakukan workshop buat mereka. "Seperti tentang Hak Kekayaan Intelektual,  standar dan program-program pemerintah. Akses pembiayaan. Bagaimana menggunakan aplikasi manajemen keuangan. Serta produk kualitasnya terjamin. Produk yang masuk ke digital harus sesuai SNI dan persyaratan yang ditentukan pemerintah," pungkasnya.

Asisten Deputi Pemasaran, Kementian Koperasi dan UKM Herustiasti mengatakan, pihaknya melakukan pembinaan secara bersinergi. "Dari koperasi dan UKM. Kami terlibat dalam roadmap e-commerce. Kita melakukan perlindungan UMKM dengan memberikan fasilitasi seperti  hak cipta, merek, sertifikasi halal dan sebagainya. Kita bersama-sama dengan Shopee memberikan pendampingan teknis buat para UMKM," pungkasnya. (dai)


TOPIK BERITA TERKAIT: #umkm #bisnis-online #shopee 

Berita Terkait

IKLAN