Jumat, 16 November 2018 10:46 WIB
pmk

Jakarta Raya

Titik Rawan Banjir Ibu Kota Masih 100 Lokasi

Redaktur:

INDOPOS.CO.ID - TITIK rawan banjir terus mengalami penurunan setiap tahunnya. Pada 2015 lalu, jumlah titik rawan banjir mencapai 486 titik, namun saat ini hanya tersisa sekitar 100 titik rawan banjir di wilayah ibu kota. Ada tiga sungai yang menjadi prioritas untuk dinormalisasi, yakni Kali Pesanggrahan, Ciliwung, dan Sunter.

Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Teguh Hendarwan, memastikan Pemprov DKI akan melakukan naturalisasi sungai tahun ini. "Proses normalisasi, naturalisasi, artinya bukan menggusur, merelokasi warga ke tempat yang sesuai," kata dia.

Dijelaskan Teguh, ada tiga sungai yang menjadi prioritas untuk dinormalisasi, yakni Kali Pesanggrahan, Ciliwung, dan Sunter. Hingga kini, pihaknya masih terus menginventarisasi tanah yang harus dibebaskan, termasuk mendata kepemilikan tanah tersebut. Teguh menyebut kebanyakan warga tidak memiliki sertifikat. "Dari data yang kami himpun, justru banyak yang enggak punya alas hak dibandingkan yang punya alas hak," katanya.

Namun, Teguh belum bersedia mengungkapkan rencana pembebasan lahan dan relokasi, Teguh tidak menjelaskan secara spesifik. Dia hanya menyebut pembebasan lahan akan dilakukan secepatnya.

Diakui Teguh, memerlukan waktu panjang untuk membebaskan lahan. Hambatan dalam pembebasan lahan antara lain karena ada gugatan warga dan tidak lengkapnya syarat administrasi warga pemilik sertifikat yang tanahnya akan dibebaskan. "Kami butuh ketelitian terkait kelengkapan administrasi karena uang yang kami berikan kepada warga harus dipertanggungjawabkan," katanya. (wok/ibl)


TOPIK BERITA TERKAIT: #banjir 

Berita Terkait

Hujan Petir, Waspada Banjir

Headline

Hujan Seharian, Tiga Kecamatan Diterjang Banjir

Headline

Warga Cipinang Melayu Minta Dibuatkan Tanggul

Jakarta Raya

DPRD Tagih Janji Pemkot Tangani Banjir

Banten Raya

Tujuh Titik Banjir Belum Teratasi

Banten Raya

14 Perumahan Terancam Banjir Kiriman

Megapolitan

IKLAN