Senin, 10 Desember 2018 06:12 WIB

Jakarta Raya

Dishub Cari Solusi Kelebihan Armada OK-Otrip

Redaktur:

Foto : Ilustrasi

INDOPOS.CO.ID - Pembatasan armada dalam program OK-Otrip, khususnya nasib armada yang dicoret dari trayek masih dikhawatirkan pemilik angkutan umum saat ini. Terlebih tawaran konversi atau beli putus yang ditawarkan Dinas Perhubungan DKI Jakarta masih belum dianggap sebagai solusi. 

Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Andri Yansyah menyebutkan, masih mencari formula yang tepat untuk mengatasi kelebihan armada, imbas penghapusan trayek terkait program OK-Otrip. Pasalnya, restrukturisasi yang dilakukan secara langsung menyisakan 97 trayek dari 157 trayek sebelumnya, sekaligus menghapus 12.500 armada menjadi 8.000 unit ke depannya. 

"Masih dipikirkan untuk kelebihan armada ini, yang pasti kita nggak akan rugikan operator existing," ujar Andri, Rabu (28/2). 

Solusi yang ditawarkan, sambung Andri, masih dikaji, antara lain sistem beli putus langsung dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, atau tawaran kerjasama dengan Perusahaan Oto (PO) bus. Namun, solusi paling logis katanya berada pada tawaran kedua, mikrolet yang dibeli oleh PO bus dapat dihancurkan dengan imbalan pemberian trayek kepada pihak PO. 

"Tawaran pertama itu butuh anggaran dan kayaknya sulit, sekarang kita masih coba kerjasama, tawarkan PO bus, mau nggak beli untuk discraping (dihancurkan), nanti gantinya kita kasih trayek bus besar yang sekarang kondisinya masih kosong," kata dia.

Seperti diketahui sebelumnya, pelaksanaan program One Karcis One Trip (OK Otrip) sebagai langkah realisasi angkutan umum terintegrasi dan murah berujung pengurangan jumlah armada serta trayek di seluruh Ibukota. Trayek angkutan umum akan dipangkas dari semula sebanyak 157 trayek menjadi 97 trayek dengan jumlah armada dari semula 12.500 unit menjadi 8.000 unit. Terlebih tawaran konversi atau beli putus yang ditawarkan Dinas Perhubungan DKI Jakarta belum dianggap solusi. (ibl)


TOPIK BERITA TERKAIT: #ok-otrip #dishub-dki 

Berita Terkait

Anies Klaim Jak Lingko Mampu Tambah Penghasilan Angkot

Jakarta Raya

OK Otrip Ganti Nama Jadi Jak Lingko

Jakarta Raya

Dishub Tutup Dua U-Turn di Jaksel

Jakarta Raya

Uji Coba OK Otrip Masih Lanjut

Jakarta Raya

Wow, Tumben Palmerah Lancar!

Jakarta Raya

Sandiaga Kecewa Realisasi OK Otrip

Jakarta Raya

IKLAN