Rabu, 20 Juni 2018 06:48 WIB
bjb idul fitri

Lifestyle

Ngegym Yuk, Sehat dan Fun Loh

Redaktur:

BUGAR-Melakukan olahraga di tempat fitnes kini sudah menjadi bagian rutinitas kaum urban. Foto: Iwan Tri Wahyudi/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Ditengah kesibukan sehari-hari yang padat, olahraga harus tetap dilakukan. Aktivitas olahraga kini tak harus dilakukan di outdoor saja, melainkan juga indoor.

Pasalnya, banyak pusat kebugaran yang bermunculan di Jakarta. Anda tinggal pilih yang sesuai kebutuhan. Salah satunya Celebrity Fitness yang ada di Mal Gandaria City. National Group Fitness Manager Celebrity Fitness Triesca Arisandy mengatakan, aktivitas olahraga itu harus fun, agar tidak membosankan.

BACA JUGA : Viral! Install Aplikasi Lazada sekarang dapat Diskon Hingga 80% dan Gratis Ongkir Selama Ramadhan

''Kami menawarkan aktivitas nge-gym yang lebih fun. Olahraganya kita bikin seru, supaya orang enjoy dan fun,'' ujarnya kepada INDOPOS di Gandaria City, Jakarta Selatan, Rabu (28/2).

Caranya, dengan menawarkan berbagai kelas-kelas berkelompok yang sedang tren. Diantaranya, Dance `N’ Attitude (DNA), Saitar, Floating Yoga, Fast Fit, dan juga cycling. 

''Untuk kelas dipimpin lnstruktur StarMaker. Kelas ini biasanya banyak diminati perempuan,'' jelasnya. Dia juga menambahkan, fitness untuk kebugaran tidak bisa dilakukan secara instan. 

''Biasanya tiga sampai enam bulan itu baru adaptasi. Latihannya mulai dari yang ringan baru ke berat. Biasanya baru mulai terlihat hasilnya,'' jelas wanita berambut panjang ini.

Nah, kalau ingin hasilnya maksimal, lanjutnya, Triesca menyarankan untuk memakai personal trainer. ''Karena kalau pakai personal trainer itu lebih detail, termasuk asupan-asupan makanan juga diatur. Jadi hasilnya lebih baik,'' saran dia.

Lantas, kapan waktu terbaik untuk berolahraga? Menurutnya, pagi hari adalah waktu yang tepat untuk membangun semangat. Sangat penting untuk berolahraga di pagi hari sebelum beraktivis seharian,

''Bagaimana pun kondisi tubuh akan menentukan bagaimana Anda menjalani hari. Kalau sedang sakit atau kurang fit, maka Anda juga seperti malas-malasan untuk bekerja,'' katanya.

Dia menyarankan olahraga ringan dipagi hari. Dimulai dengan pemanasan, baru mulai lakukan olahraga ringan tapi dalam porsi banyak.

Secara khusus dia memberikan triknya untuk berolahraga ringan dengan durasi 15 menit yang bisa dilakukan oleh siapapun. Pertama, squat jump. Squat jump adalah salah satu gerakan olahraga yang dilakukan dengan posisi awal tubuh berdiri dan kaki dibuka lebar. 

Kemudian, tangan diletakkan di belakang kepala, lalu sedikit melompat dengan mendarat pada posisi setengah jongkok, hingga lutut tertekuk dan tidak melebihi jari-jari kaki. Gerakan ini sangat baik untuk melemaskan otot kaki dan pinggul. 

"Perlu diperhatikan, untuk melakukan gerakan ini, Anda tidak mesti bersusah payah. Lakukan dengan sesantai mungkin dan rasakan peregangan di kaki dan pinggang. Kemudian, rotasi pinggang atau memutar pinggang. Ini juga penting agar tubuh bagian perut dan bagian atas menjadi lebih aktif," imbuhnya.

Lalu dilanjutkan dengan rotasi bahu. Mereka yang bekerja menggunakan tas ransel dan banyak menggunakan kekuatan tangan, akan merasakan pegal di bagian lengan dan bahu. Nah, gerakan ini sangat baik untuk pemanasan dan jika dilakukan dengan benar maka masalah pegal bahu dan tangan pun bisa diminimalisir.

Terakhir, meregangkan tubuh bagian atas. Peregangan yang satu ini juga sangat penting. Kembali, bagi mereka yang sering duduk dan memiliki masalah tulang belakang, maka dengan melakukan gerakan ini di pagi hari, maka akan membantu untuk lebih bugar dan fit. Pernapasan pun menjadi lebih baik. 

''Untuk hasil yang maksimal, bisa melakukan gerakan ini dalam delapan repetisi dan melakukannya dengan penuh semangat. Usahakan juga untuk membangun positif mind di pagi hari agar tubuh serta pikiran tetap dalam kondisi baik,'' urainya.

Tapi, tak jarang mereka yang sudah rajin berolahraga namun tidak mendapat hasil yang maksimal. Kenapa? 

Nah, Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga dari RS Mitra Kemayoran dr Michael Triangto, SpKO mengatakan, tergantung dari jenis otot yang dimiliki. Otot itu ada dua jenis, yaitu serat otot lambat (slow-twitch fibers) yang berwarna merah dan serat otot cepat (fast-twitch fibers) yang berwarna putih. 

''Orang yang dominan memiliki otot dengan serat yang lambat cenderung proses pembentukan otot dan tubuhnya akan membutuhkan waktu yang lama. Walau sudah latihan, latihan, latihan terus, makan makanan bersih, terus minum suplemen, pasti lama nggak kelihatan. Kalau punya otot yang dominan otot putih bisa lebih cepat berhasil, mudah terlihat,'' jelasnya.

Maka itu, dia menyarankan untuk melakukan pemeriksaan otot sebelum melakukan olahraga. Hal itu untuk mempermudah merencanakan olahraga apa yang tepat. ''Pemeriksaannya sekarang bisa pakai tes DNA,'' pungkasnya. (dew)


TOPIK BERITA TERKAIT: #gaya-hidup 

Berita Terkait

Pasar Santa, Surganya Penikmat Kopi

Lifestyle

Arabika dan Robusta Favorit di Dunia Maya

Lifestyle

IKLAN