Selasa, 23 Oktober 2018 11:34 WIB
pmk

Jakarta Raya

Meski Dihadang, Rumah DP 0 Rupiah Melenggang

Redaktur:

Rumah Murah - Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan, saat melakukan ground breaking pembangunan hunian rumah DP 0 rupiah, di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.

INDOPOS.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan, pembangunan proyek rumah DP 0 rupiah di Pondok Kelapa, Durensawit, Jakarta Timur, tetap berjalan sesuai rencana. Terkait adanya laporan dari Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI), ke Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), tidak akan menjadi penghambat.

“Program rumah DP 0 rupiah sudah dikelola dengan tata kelola yang baik, dan dengan proses yang transparan serta ada payungnya. Proses pembangunan tetap berjalan,” ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, Jumat (2/3).

Sandiaga bahkan mempersilakan KPPU memproses laporan dari KAKI. Karena wagub meyakini program yang dilaksanakan bersama Gubernur Anies Baswedan, sudah sesuai ketentuan.

"Silakan saja diproses, kami welcome, kami yakin dikelola dengan tata kelola yang baik dengan proses yang transparan dan juga ada payungnya," kata Sandiaga.

Namun demikian, Sandiaga menilai protes dari KAKI sebagai masukan bagi Pemprov DKI Jakarta. Sandiaga mengatakan, dia akan bersikap transparan terkait hal ini. Dia ingin laporan itu bisa membuat masalah ini menjadi jelas.  

"Kita harap ini betul-betul clear bahwa ini untuk kepentingan masyarakat mendapatkan rumah yang terjangkau harganya," tutur Sandiaga.

Dalam laporannya, KAKI menilai ada kecurangan dalam proyek tersebut. Sebab, menurut KAKI, penunjukan PT Totalindo Eka Persada sebagai kontraktor proyek senilai Rp 600 miliar itu tidak melalui proses tender. Penunjukan pelaksana proyek DP 0 di Pondok Kelapa ini menyimpang dari Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1995 terkait tender. Hal tersebut yang menjadi dasar KAKI, melaporkan dugaan kecurangan tersebut ke KPPU.

Terkait hal ini, PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS) membantah pihaknya telah melanggar ketentuan dalam proses tender pada proyek rumah susun DP 0 rupiah Klapa Village di Pondok Kelapa, Jakarta Timur. 

Direktur Utama TOPS Donald Sihombing menyampaikan, penetapan perseroan sebagai kontraktor proyek tersebut setelah perseroan mengirimkan surat minat atas pengumuman di situs PD Pembangunan Sarana Jaya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik, mendukung penuh Pemprov DKI untuk melanjutkan proyek rumah DP 0 rupiah. Sebab, keberadaan hunian tersebut  telah dinantikan oleh masyarakat. “Mereka yang menghalangi program rumah DP 0 rupiah, sama saja menghalangi masyarakat untuk memiliki hunian yang layak dan terjangkau,” tutur Taufik.

Lebih jauh kata Taufik, saat ini banyak pengembang yang ingin diajak bekerja sama untuk menggarap rumah DP 0 rupiah yang digagas Pemprov DKI Jakarta.

Setelah melakukan groundbreaking di Klapa Village, Jalan H Naman, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Taufik mengusulkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk kembali membangun rumah DP nol rupiah di kawasan Jalan Malaka, Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara.

"Habis ini mungkin ada di daerah lain. Swasta banyak loh yang mau kerja sama, misalnya sebentar lagi ada di Malaka, Rorotan. Itu ada perusahaan Nusa Kirana dia akan bangun, mungkin sekitar 200 unit. Di sana dia akan bangun rumah landed (tapak),” tandas dia. (nas)

 

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #rumah-dp-0-rupiah 

Berita Terkait

IKLAN