Selasa, 13 November 2018 12:13 WIB
pmk

Nasional

Jadi Tujuan Favorit Wisatawan, Menteri Keuangan dan Gubernur BI Kunjungi Kawah Ijen

Redaktur:

Menteri Keuangan, Sri Mulyani dan Gubernur BI, Agus Martowardoyo Kunjungi Kawah Ijen.

INDOPOS.CO.ID - Tahun 2017 ada 84.880 wisatawan nusantara dan 41.244 wisatawan mancanegara yang ke Kawah Ijen melalui Bondowoso. Hal ini menunjukkan Kawah Ijen menjadi salah satu tujuan favorit para wisatawan. Terbaru, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Koordinator Bidang Maritim Luhut Binsar Panjaitan, dan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardoyo mengunjungi Kawah Ijen.

Mereka melihat kemolekan alam Kawah Ijen yang mempesona. Kasi V KSDA Sumpena menuturkan, kunjungan itu adalah kunjungan resmi. Sebab, akan ada event di Bali yang melibatkan berbagai negara. Dalam kesempatan itu, Kawah Ijen akan dipromosikan sebagai tempat wisata yang fenomenal dan layak dikunjungi. “Jadi akan dipromosikan di level internasional,” terang Sumpena.

Dalam kesempatan itu, Sumpena mendampingi langsung tiga pejabat negara tersebut. Selama perjalanan, mereka mengapresiasi keindahan alam Kawah Ijen. Sementara, selama ini ada beberapa pembaharuan untuk Kawah Ijen. Di antaranya pembangunan pendapa dan pagar di Kaldera Kawah Ijen dan pembangunan lima rest area yang ada di sepanjang jalur pendakian.

Untuk akses ke Wisata Kawah Ijen, selama ini ada di dua jalur. Yakni, dari Bondowoso dan Banyuwangi. Kedua kabupaten ini memiliki kesempatan yang sama dalam hal pemanfaatan Kawah Ijen. Sementara, jika yang mengakses Kawah Ijen dari Bondowoso ada 41.244 wisatawan mancanegara, BKSDA mencatat ada 181.720 orang. Itu dari dua jalur. Sedangkan  Penerimaan Negara Bukan Pajak dari Kawah Ijen selama tahun 2017 mencapai lebih dari empat miliar rupiah.

Catatan Jawa Pos Radar Ijen, khusus untuk Bondowoso, selama ini sudah membangun berbagai hal di jalur menuju Kawah Ijen. Bahkan, Bupati Amin Said Husni telah melakukan pembangunan dengan melibatkan multi stakeholder. Seperti pembangunan jalan, selama ini di lakukan Dinas PUPR, pembangunan beberapa wisata pendukung dilakukan Disparpora.

Kepala Disparpora Harry Patriantono mengatakan, yang harus dilakukan bukan tentang wilayah Ijen masuk mana, namun bagaimana membuat fasilitas menuju Ijen dari Bondowoso lebih nyaman. Hal itu sudah dilakukan Bondowoso. “Selain itu kami membuat buffer zone,” ucapnya.

Buffer zone adalah kawasan penyangga yang bisa menunjang kunjungan ke Ijen. Misalnya rest area yang menyediakan kopi dan membangun beberapa wisata penunjang lainnya, seperti wisata pemandian air panas belerang di Blawan, air terjun sampai Kawah Wurung.

Harapannya, para wisatawan tidak hanya bisa menikmati keindahan Kawah Ijen, melainkan bisa menikmati keindahan kawasan lainnya yang sudah disiapkan oleh pemerintah Bondowoso. (jr/hud/her/sh/das/JPR)


TOPIK BERITA TERKAIT: #wisata-bahari #kemenku 

Berita Terkait

IKLAN