Rabu, 26 September 2018 08:17 WIB
pmk

Kesehatan

Tiga Warga Australia Tewas, Barantan Cegah Buah Rock Melon Masuk ke Indonesia

Redaktur: Redjo Prahananda

Buah Rock Melon

INDOPOS.CO.ID - Badan Karantina Pertanian (Barantan) bergerak cepat menyusul kematian warga Australia usai mengkonsumsi buah Rock Melon (Cantaloupe). Diduga buah tersebut tercemar bakteri listeria.

Kepala Badan Karantina Pertanian, Banun Harpini dalam keterangan tertulis Minggu (4/3) menjelaskan Pemerintah Australia membenarkan kasus kematian warga mereka lantaran mengonsumsi Rock Melon

"Kami sudah mendapat informasi resmi dari pemerintah Australia,” ujar Banun. 

Menurut dia, kejadian tersebut menjadi sinyal darurat bagi pemerintah Indonesia, segera melakukan tindakan antisipatif.  Meskipun, sejauh ini belum terdapat importasi buah tersebut secara langsung ke Indonesia.

"Buah ini diekspor ke Malaysia, Singapura dan beberapa negara lain. Kami perlu waspadai, terutama untuk masyarakat di mana tinggal berbatasan langsung dengan Malaysia dan Singapura" dia menerangkan.

Dia menyebutkan, masyarakat Kepulauan Riau, Batam dan pesisir Sumatera sangat berisiko mengonsumsi Rock Melon telah terkontaminasi.

"Bukan mustahil masyarakat di pesisir timur Sumatera berpeluang mengkonsumsinya, karena lalu lintas orang ke negeri seberang cukup intens," ujar Banun.

Lebih jauh Banun menghimbau kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap buah melon impor tersebut dengan menghindari kontak langsung atau mengkonsumsi. Barantan memperketat pemeriksaan buah impor asal Australia, karena potensi penularan dari jenis buah lain terbuka lebar.

"Kami memiliki pengalaman memusnahkan buah apel berbakteri listeria pada tahun 2016 asal Amerika. Maka kami akan periksa lebih jauh buah impor asal Australia," dia menegaskan.

(nas)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kesehatan 

Berita Terkait

Tren Diet Keto di Kalangan Millenial

Kesehatan

Lawan Stigma dengan Lari Marathon

Lifestyle

Sunglasses Tangkal Katarak Dini

Kesehatan

Seksi Sixpack Tanpa Sit Up

Kesehatan

Ketua MUI : Vaksin MR Wajib

Nasional

IKLAN