Minggu, 18 November 2018 09:07 WIB
pmk

Tekno

Bus Listrik MAB Transportasi Massal Masa Depan

Redaktur: Redjo Prahananda

Foto: DOK INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Bus listrik buatan PT Mobil Anak Bangsa (MAB) gagasan Kepala Staf Presiden (KSP) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko menjadi primadona selama pameran kendaraan Gaikindo Indonesia Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2018 di Jakarta Convention Center (JCC), 1-4 Maret 2018.

Meski bus listrik marak menjadi penelitian dan pengembangan di beberapa kampus ternama, namun bus MD255-XE2 milik MAB ini bakal melenggang di jalanan Jakarta pertama kali. Sebab, bus ini sudah mendapat banyak respon dari pelaku industri transportasi.

Bus listrik besutan mantan Panglima TNI ini disebut bakal menjadi transportasi massal Indonesia masa depan akan semakin terwujud. Hal ini menyusul ditandatanganinya nota kesepahaman (MoU) antara PT Mobil Anak Bangsa (MAB) dengan sejumlah pihak.

Nota Kesepahaman tersebut sudah terjadi dengan China Trustfull Group Limited, bekerja sama dalam hal kendaraan listrik termasuk produksi kendaraan dengan energi terbarukan. Penandatanganan kerja sama juga dilakukan antara PT MAB dengan PT Angkasa Pura II (Persero).

Kerja sama ini mengenai perencanaan tes layanan operasi bus listrik MAB di Bandara Soekarno-Hatta. Bukan cuma kerja sama penyempurnaan prototype bus listrik Mobil Anak Bangsa,

Perusahaan Organda telah melakukan pemesanan unit Bus Listrik MAB .Adapun Perusahaan Organda yang melakukan penandatanganan pemesanan unit Bus Listrik adalah dari PT Steady Safe TBK dan PT. Infinity Mitra Utama.

Penanda tanganan yang dilakukan oleh PT Steady Safe TBK adalah pemesanan Bus Listrik MAB, sedangkan untuk PT. Infinity Mitra Utama adalah kerja sama penjualan dealership MAB.

Selain Steady Safe, pemesanan unit juga dilakukan oleh PT Pahala Kencana yang memesan 150 unit Bus Listrik MAB serta PO Sabar Subur yang memesan 50 unit Bus Listrik MAB.

"Teknologi sudah kita kuasai karena kita sudah melakukan transfer of technology dan transfer of knowledge dilakukan beberapa waktu lalu, sehingga anak-anak ini sudah bisa kawal secara mandiri untuk menjalankan Mobil Anak Bangsa,” ujar Moeldoko.

Membandingkan dengan bus konvensiona, Bus Listrik memiliki efisiensi tinggi. Kalau bus bahan bakar minyak bisa mencapai Rp 2.000 untuk per kilometernya,maka bus listrik hanya Rp 800 per kilometer. Efek emisi juga berbanding jauh. Bahkan bus listrik nol emisi. Terakhir, bus listrik juga zero maintenance

“Karena bus listrik tidak menggunakan oli, sehingga efisiensi tinggi. Kami berharap kota ini semakin clean, bersih,” ujar Moeldoko sekaligus mantan Panglima TNI ini.

PT MAB masih akan fokus pada pengembangan bus listrik. Namun ke depannya juga akan menghadirkan mobil dan lainnya. Termasuk mobil listrik murah yang diperuntukkan bagi petani

“Nanti bus listrik ini kami targetkan dapat digunakan di perhelatan IMF World Bank dan juga Asian Games sebagian menggunakan bus listrik.” (rej)


Spesifikasi Bus Listrik MAB MD255-XE2

Dimensi:
- Kapasitas: 60 penumpang
- Panjang: 12 meter
- Lebar: 2,5 meter
- Tinggi: 3,72 meter
- Jarak sumbu roda: 5,95 meter

Motor listrik
- Tipe: permanent magnetic synchronous
- Seri: HYYQ 800-1200
- Tenaga: 256 daya kuda
- Torsi: 2.400 Newton meter
- Kecepatan maksimum: 70 kilometer per jam
- Jarak tempuh sekali isi: 250–300 kilometer

Baterai
- Tipe: lithium fero phosphate 576 Volt 450 Ah
- Kapasitas: 259,2 kWh
- Bobot: 2.290 kilogram
- Waktu isi ulang baterai: 3 jam


TOPIK BERITA TERKAIT: #bus-listrik-mab 

Berita Terkait

Ini Lho Bus Listrik Karya Anak Bangsa

Ekonomi

IKLAN