Indobisnis

Asuransi Mikro Astra Life Tumbuh 327 Persen

Redaktur: Wahyu Sakti Awan
Asuransi Mikro Astra Life Tumbuh 327 Persen - Indobisnis

TUMBUH SIGINIFIKAN: Karyawan FIFGROUP saat melayani customer. Foto: Istimewa

INDOPOS.CO.ID - Kerja sama PT ASTRA AVIVA LIFE (Astra Life) dan PT Federal International Finance (FIFGROUP) selama tiga tahun terakhir membuahkan hasil positif.

Tiga produk asuransi mikro yang mereka lahirkan dan pasarkan,  terus bertumbuh secara signifikan setiap tahun dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 327 persen selama kurun waktu 2015 hingga 2017. Hal ini dikarenakan adanya pertambahan titik penjualan setiap tahunnya.

Presiden Direktur Astra Life Auddie A. Wiranata menyampaikan, mimpi Astra Life agar setiap orang Indonesia bisa mendapatkan perlindungan mulai menuai hasil.

”Sepanjang tahun 2017 lalu, produk asuransi mikro Astra Life mencatatkan kinerja yang baik. Itu artinya semakin banyak orang Indonesia yang memiliki perlindungan yang pasti dan sesuai dengan kebutuhan mereka, melalui produk asuransi yang terjangkau harganya. Dan tentu saja dengan proses yang mudah, sehingga semakin banyak juga  masyarakat yang bisa Love Life karena sudah terlindungi,” ungkap Auddie.

Sementara Presiden Direktur FIFGROUP Margono Tanuwidjaya mengaku senang dengan partnership dengan Astra Life. ”Karena, asuransi mikro dari Astra Life bisa melengkapi  produk-produk kami menjadi lebih sesuai dengan kebutuhan konsumen untuk mendapatkan perlindungan dari risiko yang dihadapi oleh mereka sehari-hari,” katanya.

Sejak diluncurkan pada akhir tahun 2015 hingga penghujung tahun 2017 lalu, ketiga produk Sinatra ProteksiKu, Sinatra PerisaiKu dan Sinatra SehatKu telah dipasarkan di FIFGROUP sebanyak  147.000 polis dengan pendapatan Premi mencapai  Rp. 7,4 miliar.

Meningkatnya pertumbuhan asuransi mikro Astra Life ini juga seiring dengan pertumbuhan segmen asuransi mikro nasional yang sedang bergairah. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, realisasi premi produk asuransi mikro sepanjang 2017 sebesar Rp 1,43 triliun, tumbuh 34,9 persen jika dibandingkan dengan periode sama tahun 2016 sebesar Rp 1,06 triliun.

Selaras dengan data tersebut, Auddie menyampaikan bahwa asuransi mikro punya pasarnya sendiri. sehingga dia cukup optimistis bahwa microinsurance bisa jadi pintu gerbang masyarakat untuk mau berasuransi.

”Kami percaya bahwa asuransi jiwa seharusnya dapat terjangkau oleh setiap kalangan dan seluruh lapisan masyarakat dan melalui produk asuransi mikro, masyarakat bisa melihat bahwa dengan premi yang sangat terjangkau harganya, masyarakat tetap bisa mendapatkan perlindungan serta benefit yang sesuai dengan kebutuhannya. Dari situ, kami berharap masyarakat bisa semakin memahami seberapa menguntungkannya memiliki asuransi,” terang Auddie.

Dipilihnya FIFGROUP sebagai mitra kerja sama dalam menghasilkan dan memasarkan produk asuransi mikro ini karena Astra Life yakin FIFGROUP memiliki kredibilitas dan pengalaman dalam melayani konsumen mikro yang menjadi nasabah kreditnya melalui ratusan cabang yang tersebar di seluruh Indonesia dan mengelola jutaan database pelanggan.

Sesuai dengan karakteristik jenis asuransi mikro, produk asuransi mikro yang ditawarkan ditujukan bagi masyarakat Indonesia berpenghasilan menengah ke bawah dengan harga yang sangat terjangkau, memiliki fitur dan manfaat yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari, proses administrasi yang sangat mudah maupun proses pembayaran klaim yang cepat sehingga dapat diakomodir oleh nasabah kredit FIFGROUP. 

Produk asuransi mikro hasil kerja sama Astra Life dan FIFGROUP ini dinamakan SINATRA (Siap Dengan Perlindungan Astra Life), dengan dua produk pertama yang diluncurkan pada bulan Agustus 2015 yaitu  Sinatra PerisaiKu & Sinatra ProteksiKu dengan harga premi sebesar Rp. 50 ribu per tahun, di mana untuk produk Sinatra PerisaiKu memberikan santunan dalam hal peserta meninggal dunia atau menderita cacat total dan tetap yang disebabkan kecelakaan sebesar Rp. 24 juta.

Sedangkan  produk Sinatra ProteksiKu memberikan santunan dalam hal peserta asuransi meninggal dunia yang disebabkan kecelakaan sebesar Rp. 6 juta serta jika peserta asuransi dirawat inap maupun rawat jalan akibat kecelakaan akan mendapatkan santunan sebesar Rp. 100 ribu per hari.

Pada tahap awal di tahun 2015 kedua produk ini didistribusikan di 14 cabang FIFGROUP yang tersebar di Indonesia melalui Customer Relation Executive (CRE) FIFGROUP dengan angka penjualan sampai akhir tahun 2015 sebanyak 4.700 polis dengan penambahan cabang menjadi 27 cabang sampai dengan akhir tahun 2015.

Di tahun 2016 untuk meningkatkan penjualan produk asuransi mikro ini, Astra Life dan FIFGROUP menjalankan strategi penambahan titik penjualan menjadi 48 cabang atau sekitar 20 persen dari total cabang FIFGROUP diseluruh Indonesia dan juga melahirkan tambahan produk asuransi mikro baru yang memberikan manfaat hidup (living benefit) bagi pemegang polis, khususnya dalam menghadapi penyakit tropis seperti Typhus & Dengue Fever.

Produk ini diluncurkan pada November 2016 dengan nama produk Sinatra SehatKu dengan harga premi sebesar Rp.  50 ribu per tahun dan akan memberikan Proteksi berupa pembayaran Santunan sebesar Rp. 1 juta secara sekaligus kepada Pemegang Polis jika peserta asuransi harus menjalani Rawat Inap di Rumah Sakit sesuai rujukan medis akibat dari kedua penyakit tropis tersebut.

Dengan kedua strategi tersebut penyebaran asuransi mikro Astra Life pada tahun 2016 pada nasabah FIFGROUP mengalami peningkatan dengan angka penjualan meningkat sebesar 1083 persen atau 11 kali pada sisi pendapatan premi dari tahun 2015 (sekitar Rp. 2,8 miliar pada 2016), dan sebanyak hampir 56 ribu polis pada 2016.

Selanjutnya di tahun 2017 strategi yang dilakukan oleh Astra Life bersama dengan FIFGROUP adalah melakukan penambahan cabang menjadi 200 Cabang FIFGROUP atau 95 persen dari seluruh cabang FIFGROUP dengan pendapatan premi meningkat 54 persen dari tahun 2016, sebanyak lebih dari 86 ribu polis di mana penjualan tertinggi selama tahun 2017 pernah mendekati angka 13 ribu polis dalam satu bulan.

Angka ini diperoleh bukan hanya dari adanya strategi penambahan cabang namun juga dengan penambahan tenaga penjual, dimana penjualan sebelumnya hanya dilakukan oleh CRE kemudian melebar ke petugas Credit Colateral Prosessor (CCP) yang ikut menawarkan produk asuransi mikro Astra Life pada saat penyelesaian administrasi pinjaman seperti pengambilan Bukti Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).

Memasuki tahun 2018 ini Astra Life dan FIFGROUP memiliki mimpi yang sama untuk membesarkan penjualan ketiga produk asuransi mikro Sinatra dengan menjalankan strategi penambahan titik penjualan hingga 100 persen cabang FIFGROUP diseluruh Indonesia. (wsa)

 

Berita Terkait

Ekonomi / Ini Upaya FIFGROUP Dekatkan Diri ke Masyarakat

Indobisnis / AMITRA Genjot Kerjasama dengan PPIU

Indobisnis / Bareng Walkot Tangsel, FIFGROUP Santuni 25 Anak Yatim

Indobisnis / FIFGROUP Juara Umum Indonesia Human Capital Award 2018


Baca Juga !.