Nasional

Kemenag Targetkan Indeks Kepuasan Haji Naik

Editor:

INDOPOS.CO.ID - Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kementerian Agama menargetkan Indeks Kepuasan Jemaah Haji Indonesia (IKJHI) tahun ini naik menjadi 85,00.

Menurut Sekretaris Ditjen PHU Muhajirin Yanis, haji merupakan tugas nasional di mana Kemenag yang menjadi leading sektornya memiliki tanggung jawab yang besar untuk itu.

BACA JUGA : Viral! Install Aplikasi Lazada sekarang dapat Diskon Hingga 80% dan Gratis Ongkir Selama Ramadhan

Pemerintah Arab Saudi, kata dia, menyatakan bahwa penyelenggaraan haji tahun 2016 merupakan penyelenggaraan Haji terbaik sepanjang sejarah dan itu berasal dari Indonesia, sehingga menjadi beban berat bagi Kemenag untuk bisa memberikan layanan lebih baik lagi.

“Dan ternyata dengan berbagai upaya dengan berbagai macam dinamikanya Alhamdulillah harapan kita untuk menjadi pelayan Jemaah haji dan indeks kepuasan Jemaah itu justru melampaui dari target yang telah kita terapkan,” tutur dia kepada INDOPOS.

Pencapaian pada tahun 2016 tersebut merupakan upaya kerja keras, kerja cerdas serta kerja ikhlas semua pihak. "Lalu tahun 2018 ini tentu menuntut kita semua agar terus berbenah dan memberikan yang terbaik bagi Jemaah haji," harap Mantan Direktur Pembinaan Haji ini.

Sebelumnya berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat kepuasan jemaah haji Indonesia tahun 2017 berada di level 84,85 persen. Level itu tergolong memuaskan. Sejak 3 atau 4 tahun terakhir peningkatan pelayanan dan penilaian Haji semakin baik ditandai dengan meningkatnya tingkat kepuasan jemaah tahun 2017 kemarin itu menjadi 84,85 yang sebelumnya 83,83.

Berdasarkan jenis pelayanannya, tiga indeks tertinggi diraih pelayanan transportasi bus antar kota sebesar 88,23 persen, bus sholawat sebesar 87,72 persen, dan petugas sebesar 87,38 persen.

Pelayanan transportasi bus antar kota naik 3,11 poin ini karena didukung tampilan fisik bus, kerapihan dan kebersihan bus. Sedangkan tiga indeks yang kepuasaannya paling rendah adalah Katering Armina sebesar 81,45 persen, Bus Armina 78,09 persen, dan Tenda 75,55 persen.

Survei itu dilakukan dengan 3 pendekatan yaitu kuesioner, wawancara, dan observasi. Untuk tahun 2017, survei dilakukan pada 18.500 jemaah haji yang dipilih secara acak dan dilakukan dengan 2 gelombang. (*/fol)

Berita Lainnya

Banner

Facebook

Twitter