Selasa, 13 November 2018 02:18 WIB
pmk

Bulutangkis

Jonatan dan Anthony Gagal ke Semifinal Jerman Terbuka

Redaktur: Redjo Prahananda

Jonatan Cristie gagal melaju ke babak semifinal Jerman Terbuka. pbsi for indopos

INDOPOS.CO.ID - Dua pemain tunggal putra Jonatan Christie dan Anthony Ginting gagal melaju ke babak semifinal Jerman Terbuka. Pada babak perempat Final, Sabtu (10/3), Jonatan Kenta Nishimoto (Jepang) dengan skor 10-21, 20-22. Sementara Anthony dihadang Shi Yuqi (Tiongkok), dengan skor 17-21, 21-18, 18-21.

" Saya kecewa, sangat sangat kecewa. Sebeltulnya dia (Nishimoto) mainnya sama dengan pertemuan sebelumnya, nggak ada yang berubah. Saya nggak diapa-apain malah mati sendiri,” ujar Jonatan dalam keterangannya kepada Indopos.

Penampilan Jonatan memang tak seperti biasanya, ia tampil under performed di game pertama. 

Pada game kedua, Jonatan yang ketinggalan 17-20, mampu menyamakan kedudukan menjadi 20-20. Sayangnya pada saat itu Jonatan membuang kesempatan dengan meletakkan shuttlecock terlalu melebar ke sisi kiri lapangan Nishimoto. Pemain Jepang tersebut kembali diatas angin dan memimpin 21-20. 

Satu smash keras ke arah badan Jonatan, tak dapat dikembalikannya dengan baik. Tiket babak semifinal pun terpaksa gagal diraih Jonatan.

“Nggak ada kepikiran apa-apa, sudah coba untuk enjoy dan anggap ini latihan. Saya juga tahu sepertinya lawan menahan sakit di kakinya. Saat sudah enak mainnya, placing saya out nyangkut. Coba bola silang, nggak pas, di lob tanggung, serba salah, feeling saya kemana,” kata Jonatan.

Sementara meski tampil mendominasi di game kedua, penampilan Anthony kembali menurun di game penentuan. “Permainan saya di game ketiga balik lagi seperti di game pertama. Saya banyak angkat bola, memang itu yang dia tunggu, kelebihannya dia di situ, bola-bola belakang,” ujar Anthony.

“Ini terjadi karena posisi saya sering terdesak, jadi pengembalian saya seperti itu, mengenakan buat lawan. Sebetulnya kalau adu dari bola depannya sih bisa, tapi saya terus buru-buru mau angkat bola, ya itu salahnya,” tambahnya. 

Anthony juga menilai penampilan Shi banyak kemajuan dibanding pertemuan pertama mereka di Kejuaraan Dunia Junior 2014 silam.

“Dulu sama sekarang beda, dulu waktu junior paling mainnya asal kencang asal kuat, makin kesini makin berkualitas. Dia sudah stabil di Top 10 dunia juga,” tutur Anthony. 

Sebagai bahan evaluasi, Anthony menuturkan bahwa ia mesti bisa mengontrol ketenangan dirinya selama bertanding.  “Coba buat lebih tenang, kalau terdesak setidaknya masih bisa placing. Kalau tadi kan terdesak, pengembaliannya asal balik saja, jadi bolanya ‘mentah’ lagi,” ungkap Anthony.  (bam)


TOPIK BERITA TERKAIT: #bulutangkis 

Berita Terkait

Bidik Satu Gelar Juara dari Nomor Apa Saja

Total Sport

The Minions Tetap Perkasa

Total Sport

Hadapi 6 Laga Internasional, PABBSI Butuh Dana 6 M

Total Sport

Anthony Siap Revans

Total Sport

Jojo-Anthony Saling Bunuh

Total Sport

IKLAN