Senin, 17 Desember 2018 02:44 WIB

news in depth

Gerindra Senang, Pertarungan Bisa Dua Putaran

Redaktur:

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon.

INDOPOS.CO.ID - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menyambut baik wacana terbentuknya poros ketiga yang digawangi Partai Demokrat dengan menggandeng Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) serta Partai Amanat Nasional (PAN) dalam pemilihan presiden 2019.

"Kami menghargai semua proses, termasuk dalam proses demokrasi, berdialog, komunikasi yang dilakukan mereka," ujar Fadli saat dihubungi INDOPOS, Sabtu (10/3).

Menurut wakil ketua DPR itu, apabila poros ketiga terbentuk, itu bukan ancaman berarti bagi Partai Gerindra yang akan kembali mencalonkan Prabowo Subianto. Pertarungan pilpres 2019 yang akan melahirkan dua atau tiga poros koalisi parpol, kata Fadli, justru membuat demokrasi negeri ini semakin baik. Bahkan ia menilai bagus rencana tersebut, karena pertarungan bisa berlangsung dua putaran.

Namun demikian, Fadli meyakini, poros ketiga belum pasti terbentuk dan itu semua masih sangat cair. "Saya kira semuanya masih sangat cair dan waktunya masih cukup lama. Jadi komunikasi antar parpol bagus-bagus saja. Apakah nanti dua atau tiga poros saya kira bagus-bagus saja, jadi nggak ada masalah kan belum tentu juga," terang lulusan UI itu.

Selanjutnya Fadli menganggap, kemunculan poros ketiga itu masih terlalu dini untuk disimpulkan, termasuk merapatnya PAN ke poros tersebut. Kesimpulan akhirnya ialah ketika KPU telah membuat keputusan penetapan kandidat capres dan cawapres pada Agustus 2018. Ia kembali menegaskan bahwa itu baru sebatas komunikasi biasa, PAN belum tentu hengkang dari koalisi partai penentang Perppu Ormas yakni Gerindra, PKS dan PAN.

Sedangkan untuk koalisi partainya sendiri, saat ini Fadli masih yakin dengan PKS dan PAN. Pihaknya juga tidak menutup kemungkinan untuk mengajak parpol lain bergabung termasuk parpol pendukung pemerintah. Partai Gerindra akan serius membicarakan persoalan pilpres 2018 pada bulan Juni - Juli 2018.

"Kita berharap lebih banyak dengan PKS, PAN, mungkin juga Demokrat bahkan juga PKB. Dengan parpol pendukung pemerintah mungkin saja, kan mereka belum tentu tetap seperti itu, namanya politik kan bisa berubah juga. Komunikasi belum sampai kesana, nanti pembicaraan presiden akan kami lakukan dibulan Juni-Juli," pungkasnya. (jaa)


TOPIK BERITA TERKAIT: #partai-gerindra #capres-2019 #poros-ketiga 

Berita Terkait

Tak Cerminkan Sikap Pahlawan

Politik

Kursi Wagub, Prabowo Ikut Kata Taufik

Jakarta Raya

Caleg Gerindra Ingin Perjuangkan Nasib Guru Ngaji

Politik

Gerindra Jakbar Targetkan Enam Kursi

Politik

IKLAN