Jumat, 20 Juli 2018 06:23 WIB
BJB JULI V 2

Fashion

Unik, Helai Kain Indonesia Dipadu Kulit

Redaktur:

ETNIK-Berbagai model tas Salawase yang khas karena memadukan unsur kain tradisional Indonesia.

INDOPOS.CO.ID - Berawal dari hobi mengoleksi beragam kain tradisional, duet Mamo dan Yani sukses membuat tas berunsur etnik. Ya, mengangkat budaya lokal dengan helai kain tradisional, UKM binaan Telkom asal Solo itu sukses mengangkat brand tas Salawase hingga ke mancanegara. 

Mulai dari Batik Jawa, Ulos Medan, Tenun Lagosi Bugis, Tenun Sumba, Songket Bali, Sulam Tumpar Kalimantan, hingga Tenun Badui. ''Saya sangat terkesan dengan keindahan kain-kain yang ada di Indonesia. Kalau biasanya kain tradisional dibikin baju, belum banyak orang yang mengeksplorasi untuk dijadikan tas. Kami punya ide kain-kain tradisional menjadi produk tas dipadukan dengan kulit,'' ujar Mamo dalam keterangan tertulisnya, Minggu (11/3).

Mengangkat nama Salawase Bag, dia berharap produknya bisa lebih go international. Material utamanya berupa kulit asli dari ular piton, ular kobra, sapi, kambing, domba, buaya, hingga biawak yang kemudian dikombinasikan dengan kain nusantara. 

''Kami hanya membuat 1 model untuk 1 tas saja. Meskipun materialnya sama tapi beda model, kalau sama model pasti beda material. Hal ini sengaja kami ciptakan karena melihat peluang di mana biasanya wanita suka dengan produk yang tidak ada kembarannya,'' imbuh Yani.

Sementara itu Vice President Business Operation and Development Blanja.com Fikri mengungkapkan, pihaknya mempunyai semangat dan komitmen untuk membantu perekonomian Indonesia melalui pemberdayaan UKM. Melalui inisiatif itu, pihaknya mempunyai laman khusus ASLI INDONESIA, yang didedikasikan khusus untuk produk asli indonesia. Nah, salah satu produk lokal unggulan adalah Salawase Bag ini. (dew)


TOPIK BERITA TERKAIT: #fashion 

Berita Terkait

IKLAN