Selasa, 25 September 2018 12:42 WIB
pmk

Indotainment

Weekend Bersama Seringai di Panggung Soundsations 100 Kota 1 Bahasa

Redaktur:

MERIAH - Grup musik Seringai tampil maksimal di salah satu panggung.

INDOPOS.CO.ID – Perhelatan Soundsations bertajuk "100 Kota 1 Bahasa’ bergulir, kali ini giliran Banjarmasin.  Adalah grup band seringai yang tampil menghibur. Sepertia apa?

tak sekadar band yang menjual kebisingan. Musikalitas mereka tak pernah kering. Lirik-lirik dari band beraliran stoner rock asal Jakarta ini siap memukul mundur omong kosong yang hinggap di pikiran. Seringai mengentak Banjarmasin, Sabtu (11/3) malam di Swiss-Belhotel Borneo. Sebelumnya, grup band yang digawangi oleh sang vokalis, Arian ini sudah berkunjung ke Kalsel saat Banjarmasin Rock Fest tahun 2015 silam.

Sindikat musik rock asal Jakarta itu tak merajai panggung. Grup band Mocca dan Diskopantera ikut tampil dengan karya-karya terbaiknya. Band-band indie lokal juga ambil bagian sebagai pembuka.

Namun, tak bisa ditepis, para penonton yang berkunjung memang menunggu Arian Cs untuk naik ke atas panggung. Mengacu jadwal, grup band yang naik pamor dengan lagu Mengadili Persepsi ini tampil pukul 20.00 Wita. Sebagai penikmat karya-karya dari mereka, penulis memutuskan untuk datang lebih awal.

Menjelang tampilnya Seringai, para penonton kian membeludak. Penggemar garis keras mulai maju mendekat ke arah panggung. Asap mengepul tebal. Arian dan kawan-kawan masuk diiringi dengan lagu instrumen berjudul Canis Dirus dari album ke-3 mereka, Taring.

Personel Seringai muncul dengan pakaian hitam. Khusus sang vokalis, Arian punya penampilan berbeda dengan memakai bandana dan celana pendek. Itu sudah menjadi ciri khasnya setiap kali tampil. Tak berapa lama, halaman hotel langsung dientak dengan lagu Skeptikal dari album Serigala Militia.

Skeptikal merupakan karya Arian cs untuk merespons para politisi busuk yang gampang mengobral janji. Seringai ingin mengajak pendengarnya untuk memperbaiki logika sesat masyarakat yang menganggap perpolitikan di Indonesia sedang baik-baik saja.

Protes Seringai terhadap semrawutnya perpolitikan Indonesia juga mereka sampaikan dalam lagu baru berjudul Persetan. Lewat lagu ini, Arian Cs tak peduli lagi dengan sikap para politisi di layar kaca. Mereka sudah tak percaya omong kosong yang ditawarkan para politisi.

"Merespons situasi perpolitikan terjadi dua sampai tiga tahun ke belakang, kami bawakan lagu Persetan ini kepada para pendengar," ujar Arian saat di panggung. Mendengar distorsi gitar dan gebukan drum dalam lagu Persetan sukses membuat kepala mengangguk.

Selain Skeptikal dan Persetan, Seringai menyanyikan 8 buah lagu lainnya. Dari album High Octane Rock yang dirilis tahun 2004, mereka mebawakan Akselerasi Maksimum. Untuk album Serigala Militia, ada Amplifier, Serigala Militia,  Lagu Ini Tidak Sependek Jalan Pikiranmu, serta lagu andalan: Mengadili Persepsi.

Tak ketinggalan lagu-lagu dari album terakhir bertajuk Taring yang dirilis tahun 2012. Karya berjudul Tragedi, Program Party Seringai dan Dilarang di Bandung dipilih menjadi persembahan mereka untuk para penggemar musik cadas di kota ini.

Penampilan Arian cs ditutup dengan lagu aransemen Ace Of Spades dari grup band Motorhead. Suasana panggung makin memanas. Para penggemar musik melakukan moshing dan headbang. Menikmati sajian akhir dari grup band bawah tanah ini.

Penggemar musik cadas, Iyan mengaku menyukai Seringai lantaran lirik-lirik dan musik mereka yang aktif merespons segala persoalan. "Ya setidaknya, mendengar Seringai berarti  menjaga kewarasan di tengah kehidupan yang absurd ini," selorohnya singkat. (dom/at/nur)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #musik 

Berita Terkait

Circle Cloud Rilis Album Perdana Bulan Oktober

Indotainment

Awal Manggung, Syahrini Pernah Pipis di Celana

Indotainment

Cinta dan Kehidupan Jadi Inspirasi Lagu Ricky Rantung

Indotainment

Mengintip Aksi Empat Besar Besar KDI 2018

Indotainment

Gagal di Senayan, Suju Ketemu Jokowi di Korea

Indotainment

Siti Badriah Mendunia karena Syantik

Indotainment

IKLAN