Jumat, 20 Juli 2018 06:21 WIB
BJB JULI V 2

Fashion

Keren, Ada Platform Digital Khusus Modest Fashion

Redaktur:

TRENDI-Sejumlah model memperagakan koleksi modest fashion dari perancang yang tergabung dalam platform digital #MARKAMARIE. Foto: Dewi Maryani/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Modest fashion kini sedang naik daun. Busana santun yang identik dengan fashion muslimah itu kini mulai dilirik sejumlah rumah mode Eropa.

Tak heran, para desainer lokal pun mencari cara agar baju rancangan mereka bisa diterima di pasar internasional. Kurangnya akses ke industri fashion dunia membuat Franka Soeria menjajal membuat platform digital khusus modest fashion #MARKAMARIE.

Ya, wanita yang berprofesi sebagai ahli modest fashion sekaligus pendiri pekan mode Modest Fashion Week itu mengungkapkan, hasil kreasi desainer lokal sebenarnya setara dengan baju rancangan desainer mancanegara. Namun, tidak memiliki akses ke pasar dunia.

Modest fashion Indonesia artinya adalah kreativitas dan inovasi tanpa henti. ''Platform ini adalah bukti bahwa modest fashion mulai diminati karena sudah ada komunitas tertentu yang mengikuti kita berkeliling dunia (lewat Modest Fashion Week),'' jelasnya di Senayan City, Jakarta Selatan, Selasa (13/3).

Platform tersebut akan menjual karya para desainer secara online maupun offline dengan konsep curated global boutique. Dimana ada berbagai desainer modest fashion yang bergabung di dalamnya.

Selain itu, ada juga layanan one stop solution yang memberikan layanan kreatif secara menyeluruh mulai dari produksi, marketing, dan promosi. ''Modest fashion adalah bisnis, tak cuma sekedar show (pertunjukan),'' katanya.

Modest fashion circle yang menargetkan masyarakat urban tersebut bertujuan untuk mengumpulkan koleksi pilihan dari desainer dan brand terbaik di dunia dengan pendekatan skala global namun diproduksi pada area lokal. Beberapa desainer lokal yang telah bergabung dengan #MARKAMARIE adalah Hanifa Ramadhanti, Wulan Anggraeni, dan Stefy Wulan.

Sementara, brand luar negeri yang juga menjual desain mereka di portal yang baru diluncurkan bulan Maret ini adalah HUW ROMAN dan FARBE (Jepang), Fllumae (Amerika Serikat), Mizaan oleh Meriem Lebdiri (Jerman), dan berbagai brand premium internasional lainnya. Namun Franka mengaku kalau tak mau ada terlalu banyak brand dalam platform berkelas premium tersebut.

Menurutnya, terlalu banyak pilihan membuat waktu banyak terbuang. ''Jadi kami hanya ada puluhan, dimana pembeli bisa melihat secara online sekitar 20 menit dan bisa memutuskan mau membeli yang mana,'' kata wanita berkacamata itu.

Selain itu, dia juga mengumumkan bahwa gelaran Jakarta Modest Fashion Week bakal digelar Juli mendatang. Sudah ada 60 desainer baik lokal maupun luar negeri yang bakal ambil bagian.

''Semakin banyak brand-brand mainstream fashion dunia yang mulai menampilkan gaya modest fashion di koleksinya. Makanya, kami mengambil temanya, yaitu kreatif dan inovatif karena apa saja yang kreatif ada di Jakarta Modest Fashion Week 2018,'' pungkasnya. (dew)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #fashion 

Berita Terkait

IKLAN