kampus kreatif

Simulasikan Bali Democracy Forum

Redaktur:
Simulasikan Bali Democracy Forum - kampus kreatif

LOMBA - Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional (HIMAHI), FISIP Universitas Budi Luhur (UBL) kembali mengadakan Junior Short Diplomatic Course untuk yang ke-19 kalinya.

INDOPOS.CO.ID – Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional (HIMAHI), FISIP Universitas Budi Luhur (UBL) pada tahun ini kembali mengadakan Junior Short Diplomatic Course untuk yang ke-19 kalinya. Pelaksanaannya sendiri di Auditorium UBL, Jakarta.

Kegiatan ini merupakan ajang tahunan berupa lomba simulasi sidang untuk siswa dan siswi SMA/MK/SMK se-Jakarta dan Tangerang. Bekerja sama dengan Direktorat Diplomasi Publik, Kementerian Luar Negeri RI sebagai jurinya. Simulasi sidang JSDC menggunakan sistem Bali Democracy Forum yang sebelumnya menggunakan Model United Nations.

Dekan FISIP, Fahlesa Munabari, PhD mengatakan, penyelenggaraan JSDC pada tahun ini mengangkat tema pada sidang Bali Democracy Forum X: “Does Democracy Deliver?”. Diikuti jumlah peserta sebanyak 250 siswa dan siswi, totalnya mencapai 25 sekolah SMA/SMK sederajat yang didampingi oleh guru masing-masing.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini,” ujarnya, beberapa waktu lalu.

Kegiatan ini juga dihadiri Direktur Diplomasi Publik, Kemlu, Azis Nurwahyudi yang diwakili Agus Heryana, Direktur Promosi dan Kerjasama, Duta Besar Sunten Z. Manurung, Rektor UBL, Prof. dr. Ir. Didik Sulistiyanto yang diwakili oleh Widodo, M.S, Dekan FISIP, Fahlesa Munabari, Ph.D, Kaprodi HI, Elistania, M.Si dan beberapa dosen HI, FISIP, Universitas Budi Luhur.

“Merupakan suatu kehormatan bagi UBL bahwa Kemlu dapat hadir dana memberikan apresiasinya kepada calon-calon diplomat,” bebernya.

Tak hanya gelar, ia mengharapkan nantinya para siswa dan siswi tidak hanya menjadi diplomat yang handal di masa depan, tetapi juga diimbangi dengan moral bangsa yang mengenal pendidikan serta bertanggung jawab.

Di sisi lain, Direktur Diplik yang diwakili Agus Heryana, mengucapkan rasa terima kasih atas kegiatan yang berlangsung. Menurutnya, UBL turut membantu Kementerian Luar negeri untuk mempromosikan nilai-nilai demokrasi melalui BDF.

“Kami sangat mengapresiasi UBL,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, forum BDF sendiri adalah forum sharing, dimana setiap negara dapat bertukar pandangan mengenai demokrasi di negara mereka masing-masing. Sejak 2008, BDF menggalang komitmen bersama menuju demokrasi yang lebih baik.

“BDF bukanlah ajang menghakimi negara yang praktik demokrasinya kurang ataupun yang sudah baik, namun di forum tingkat menteri ini, negara-negara saling berdiskusi (sharing experiences & best practices),” tuturnya.

“Sayaberharap course seperti ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Siswa-siswi harus memberikan perhatian khusus kepada perkembangan dunia,” tambahnya.

Sebelum simulasi sidang dimulai, Dekan FISIP beserta Kementerian Luar Negeri membuka kegiatan dengan pemukulan gong untuk menandakan kegiatan dibuka. Seluruh peserta dan tamu undangan juga mendapat sambutan awal dari tampilan tarian Bali, sehingga kegiatan tersebut dapat memberikan kesan.

Terdapat empat sesi sidang dalam JSDC, sesi pertama adalah Leader Statement yakni pembacaan laporan dari pimpinan sidang dan pernyataan pembuka dari representasi Wakil Presiden RI, sesi kedua adalah Ministerial Panel yakni penyampaian sub-tema “Democracy in Managing Diversity, Security, Equity and Social Justice” oleh lima panelis yang diikuti sesi tanya jawab dengan para delegasi, sesi ketiga adalah General Debate yakni sesi pembacaan pidato oleh setiap delegasi negara dan sesi terakhir adalah penutup yakni penyampaian kesimpulan oleh pimpinan sidang mengenai pernyataan yang telah disampaikan oleh masing-masing negara pada setiap sesi.

Pada penutup acara, Dekan Fisip mengucapkan terimakasih kepada Kemlu, khususnya Diplik yang telah berkenan secara rutin membantu dan mendukung acara JSDC yang diadakan oleh HIMAHI. “Tak lupa berterimakasih juga kepada Duta Besar Sunten Z. Manurung atas kesediaannya menjadi juri dan kepada SMA yang telah hadir,” aku Fahlesa. (ays)

Berita Terkait

Nasional / KKN Siapkan Mahasiswa Miliki ini

Jakarta Raya / UBL Terapkan Sistem Penomoran Ijazah Nasional

Jakarta Raya / UBL Gelar Maulid Nabi dan Charity Day


Baca Juga !.