Selasa, 24 Juli 2018 12:18 WIB
BJB JULI V 2

makanmakan

Dari Hobi Nonton, Bakso Jones pun Berbuah Bisnis

Redaktur:

KUALITAS - Bakso Jones yang jadi salah satu spot wisata kuliner, khususnya bagi penggemar bakso.

KUALITAS - Bakso Jones yang jadi salah satu spot wisata kuliner, khususnya bagi penggemar bakso, awasi ketat kualitas makanan yang disajikan. 

INDOPOS.CO.ID - Film Indiana Jones jadi inspirasi bagi siapa saja, tidak terkecuali pelaku di industri kuliner. Seperti dilakukan kedai Bakso Jones di Jalan Mahendradatta Selatan Nomor 30 Denpasar. Kedai Bakso  Jones yang didirikan awal tahun lalu ini, dari segi penamaan memang terinspirasi dari serial film Indiana Jones yang pertama kali diperkenalkan tahun 1981.

”Nama Jones pada kedai Bakso Jones ini memang terinspirasi dari film Indiana Jones, karena saya penggemar berat film petualangan fiktif ini,” jelas pemilik Bakso Jones, Agie Bani kepada Bali Express (indopos grup), akhir pekan kemarin.


Meskipun terinspirasi dari film Indianas Jones, namun kisah film ini tidak memengaruhi rasa dan desain interior dari kedai bakso ini. Kedai bakso ini  didesain simple, sama halnya dengan kedai bakso pada umumnya.

Namun dari sisi menu, lanjut Agie, memang memiliki keunikan tersendiri, karena menunya cukup unik dan membuat pelanggan penasaran untuk mencicipinya. Selain itu, antara tampilan di poster dan nyata, menu bakso yang disajikan tidak jauh berbeda.

Jenis bakso yang disediakan di antaranya bakso rawit, bakso keju, bakso urat, dan bakso telur. Keempat jenis bakso ini adalah  inovasi yang dilakukannya untuk memberikan sensasi berbeda kepada para penikmat bakso.

Bakso rawit misalnya, memang dibuat dengan adanya tambahan cabai rawit di dalam bakso, sehingga rasa gurih daging bakso akan semakin terasa dengan adanya rasa pedas cabai rawit. “Bakso rawit ini memberikan sensasi pedas, karena di dalam gulungan daging baksonya kami berikan cincangan daging sapi dan cabai rawit merah,” lanjutnya.

Bakso keju sama dengan bakso rawit, yakni daging bakso yang didalamnya diselipkan potongan keju. Sehingga rasa gurih keju akan semakin memperkuat rasa daging sapi yang digunakan untuk bahan baku bakso ini.

Selanjutnya adalah bakso telur dan bakso urat, sama halnya dengan bakso telur dan bakso urat pada umumnya. Bakso keju dan bakso urat yang dihidangkan di Bakso Jones ini, juga memiliki sesuatu yang spesial, karena pada bakso telur, telur yang digunakan adalah telur ayam, sehingga ukuran bakso  menjadi jumbo. Namun, tidak mengurangi rasa dan tekstur dari bakso itu sendiri.

Untuk bakso uratnya juga dibuat spesial, di mana urat yang terdapat dalam daging bakso  tidak alot, rasanya gurih. Dengan beragam jenis bakso yang ditawarkan di Bakso Jones, Agie mengatakan  kedainya menjadi salah satu spot kuliner yang sering dikunjungi  masyarakat lokal.

”Dari beberapa konsumen yang datang, ada juga yang berasal dari luar Denpasar, bahkan luar Bali. Mereka mengaku penasaran dengan menu bakso yang kami sajikan,” ungkapnya.

Ditambahkannya, karena menjadi salah satu spot wisata kuliner, khususnya bagi penggemar bakso, Bakso Jones  dalam menyajikan menu makanannya pun menerapkan quality control yang ketat, baik dari segi bahan baku hingga proses penyajian bakso.

Adapun jenis quality control yang dilakukan, mulai dari daging yang digunakan sampai dengan mie yang dijual harus  dalam keadaan segar. “Mie yang kami jual ini adalah jenis mie segar, yang kami buat di pagi hari dan dijual di hari itu juga, dan besoknya kami juga akan membuat mie dan bakso yang baru, tidak menjual mie dan bakso sisa hari sebelumnya,” urainya.

Bakso yang dihidangkan pun  jenis bakso segar, bukan bakso beku yang dipanaskan ketika ada pembeli. Urusan  harga, Bakso Jones mematok harga mulai dari Rp 2500 untuk satu buah gorengan sampai Rp 28 ribu untuk menu mie ayam komplet. (bx/gek/yes/JPR)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kuliner #indoposmakan-makan 

Berita Terkait

IKLAN