Selasa, 13 November 2018 12:07 WIB
pmk

Politik

Andalkan Suara Jatim, PKB Ngebet Capres Jokowi Diisi Kalangan NU

Redaktur: Syahrir Lantoni

PILPRES 2019: Diskusi Para Syndicate bertajuk "Skenario Jokowi 2019 Apa Kriteria Cawapres?" foto: Jaa Rizka Pradana/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding menyebut, dalam tiga tahun ini Presiden Jokowi terus dipersepsikan publik dengan anti-Islam. 

Puncaknya pasca-dinamika Pilkada DKI Jakarta 2017 yang menyebabkan politik identitas semakin menguat dengan munculnya kelompok-kelompok ormas Islam untuk menggulingkan sang petahana Basuki Thjahaja Purnama alias Ahok. Lalu, kata Karding, Jokowi pun dipersepsikan sama dengan Ahok.

"Pak Jokowi banyak terserang dari isu agama, terlepas itu disengaja atau tidak, tapi itu faktanya," ucap Karding dalam diskusi yang gelar Para Syndicate di Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Jumat (16/3).

Oleh karena itu, menurut Karding, cawapres Jokowi nanti merupakan sosok yang bisa untuk menutupi hal tersebut. Dia pun menyebut ormas Nahdlatul Ulama dan PKB merupakan kelompok atau parpol yang tepat untuk mengisi hal itu.

"Saya ingin mengatakan bahwa pilihan strategisnya adalah memilih cawapres dari PKB atau NU," kata dia.

Lebih jauh lagi, Karding juga mengungkit dinamika Pilpres 2014 dimana salah satu penentu kemenangan Jokowi ditentukan dengan massa Jawa Timut yang mendukung mantan wali kota Solo tersebut.

"Kalau mau jujur pada Pilpres 2014 kemarin, kalau Jawa Timur hilang, belum tentu Pak Jokowi menang, karena Jawa Barat kalah. Di Jawa Timur ada NU dan PKB karena basisnya," ungkapnya.

Karding kembali menegaskan bahwa dalam konteks ini Jokowi disarankan untuk mencari pendamping yang bisa betul menjawab isu keagamaan dan didukung representasi basis keagamanaan yang kuat dengan tidak mengembangkan politik identitas. (jaa)


TOPIK BERITA TERKAIT: #pkb #pemilu-2019 

Berita Terkait

Merah Putih di Bendera PKB Dipersoalkan

Headline

Adu Strategi Calon Legislatif Makin Ketat

Nasional

Caleg Berebut Pemilih Milenial

Politik

Gugatan Gerindra DKI Dikabulkan KIP

Politik

Jokowi: Timses Harus Tetap Kerja Keras

Politik

PDIP Beri 10 Penghargaan ke Kaum Milenial

Nasional

IKLAN