Sindikat Pembuat Upal Belum Bisa Tembus Semua Fitur Pengaman

INDOPOS.CO.ID – Kasus peredaran uang palsu masih terus terjadi. Sindikat pembuat uang palsu (upal) pun makin pintar. Namun, ada beberapa fitur pengaman yang tidak bisa mereka palsukan. Salah satunya adalah tinta yang bisa berubah warna pada tulisan uang. 

Selain itu, menurut Kepala Divisi Penanggulangan Uang Palsu  Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia Asral Mashuri,  nomor seri di uang palsu juga umumnya tak terdaftar di database Bank Indonesia.

“Hingga saat ini, ada 18 fitur pengaman pada uang kita,” terangnya dalam press release di Bareskrim Polri, Jumat  (16/3).

Umumnya, uang yang dipalsukan adalah pecahan besar. Namun, tidak menutup kemungkinan, pecahan kecil dipalsukan. Bahkan, Asral mengaku pernah mendapati kasus pemalsuan uang koin Rp 500 di Jawa Barat.

“Jadi, si pelaku buat dari panci bekas. Tetapi, umumnya ya uang palsu itu pecahan besar. Sebab, biaya produksi murah dan hasil lebih tinggi,” pungkasnya. (nyc)

Komentar telah ditutup.