KSP bakal Pertemukan Petani Patimban dengan Presiden

INDOPOS.CO.ID – Kantor Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia siap mengawal proses pembebasan lahan pembangunan Pelabuhan Internasional Lahan Patimban, Subang, Jawa Barat.

KSP akan berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan memastikan bahwa status tanah warga sesuai dengan harapan mereka. Dengan catatan didasarkan pada bukti-bukti surat yang dimiliki warga.

Hal itu diungkapkan Ketua Paguyuban Tani Berkah Jaya (TBJ), Arim Suhaerim usai perwakilan KSP menyambangi para petani dan warga Patimban, Rabu (14/3).

“Dari hasil pembicaraan kemarin, KSP berkomitmen membantu warga Patimban. Intinya mereka siap mengawal agar warga mendapat penggantian yang layak,” ujar dia kepada JawaPos.com, Jumat (16/3).

Baca Juga :

BPN: Prabowo Bukan Pengkhianat

Dalam kesempatan itu, Arim juga mengungkapkan bahwa KSP bakal mempertemukan Tim Apresial dengan Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan (PSP3) Institut Pertanian Bogor (IPB). Tujuannya, untuk mengetahui lebih jauh hasil studi PSP3 IPB ihwal harga ideal pembebasan lahan bagi warga Patimban.

“Dokumen Riset PSP3 IPB kan sudah kami kasih sewaktu paguyuban (TBJ) datang ke KSP. Alhamdulillah KSP merespons, nanti mereka memfasilitasi pertemuan Tim Apresial Lahan Patimban dengan PSP3,” beber mantan Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) itu.

Baca Juga :

BPN Siapkan Saksi-Saksi dari Daerah

Dalam kesempatan itu, Arim juga berterima kasih atas inisiasi Gerbang Tani yang diketuai Idham Arsyad. Gerbang Tani, kata Arim, telah membuka jalan komunikasi Paguyuban TBJ dengan KSP.

“Terima kasih buat Pak Idham. Kami dijembatani, semoga dengan pertemuan dengan KSP ini, kejelasan soal pembebasan lahan warga Patimban lebih baik dan adil,” pungkas Arim.

Senada, salah seorang warga Patimban, Sanata menegaskan bahwa masyarakat pada prinsipnya sangat mendukung adanya pelabuhan.

Dengan catatan, pembebasan lahan dilakukan secara adil dengan memperhatikan banyak aspek. “Pikirkan masa depan warga di sini. Dan harus dicatat, tanah yang warga tempati merupakan tempat mereka mencari nafkah,” kata dia.

Dia juga mengapresiasi rencana KSP yang bakal mempertemukan Petani dan Warga Patimbang dengan Jokowi sebelum pembebasan lahan.

“Alhamdulillah, semoga ketika bertemu dengan Pak Jokowi nanti, nasib para petani bisa lebih baik,” tutup dia.

Hadir dalam kesempatan itu, turut hadir Tim Percepatan Penyelesaian Konflik Agraria (TPPKA), Irhas dan Sandoro, kemudian Camat Pusakanagara, Kepala Desa Kalentambo.

Kemudian Aparatur Desa Patimban, Kepolisian Sektor Pusakanagara dan Koramil setempat. Mereka sepakat akan membantu perjuangan para petani dan warga dalam mencari keadilan.(mam/JPC)

Komentar telah ditutup.