Jumat, 20 Juli 2018 08:20 WIB
BJB JULI V 2

makanmakan

Tongseng Iga jadi Menu Favorit di All Seasons Jakarta

Redaktur:

INDOPOS.CO.ID - Siang itu, selain memesan sirloin steak menu makanan berat ala ekspatriat bermata biru itu, kami juga memesan menu lainnya. Kali ini, dengan cita rasa lokal. Sebut saja, Tongseng Iga Sapi dan Nasi Bambu Ayam Goreng Serai di Hotel All Seasons Jakarta Gajah Mada.

Dua menu lokal khas Indonesia ini menjadi menu favorit yang sudah 1,5 tahun bertahan menjadi menu ala carte yang berada di bawah naungan Accor Hotel Group ini. Bagaimana bisa dua menu ini bertahan menjadi menu signature hotel? Padahal seyogianya, hotel selalu merilis menu baru per enam bulan sekali. Kok bisa? Yuk intip rasa dan penyajiannya di sini:

  • Tongseng Iga Sapi

Menu ini disajikan di mangkok putih. Basicnya sama seperti gulai. Kalau di luar sana, tongseng menggunakan aneka potongan daging dan tulang, tapi kalau di hotel ini, iga, daging khas andalan sapi yang dimasak, direbus menggunakan rempah, lalu disiram kuah tongseng, lalu diberi cabe rawit utuh, potongan tomat segar, dan kol menjelang masak.

Segar gurihnya kuah kuning dengan empuknya iga sapi yang sudah terlebih dahulu direbus selama 4,5 jam ini, bisa didapatkan seharga Rp 66.500 per porsi. Sudah termasuk nasi putih.

  • Nasi Bambu Ayam Goreng Serai

Bagi yang lapar mendera, menu ini sangat cocok, karena porsinya yang super jumbo. Sesuai namanya, nasi bambu ayam goreng serai. Menu ini terdiri dari aneka lalapan seperti daun kemangi, terong hijau, tomat, slada, dan karedok yang diletakkan di daun pisang yang dibentuk kerucut. Di tengah lalapan yang disajikan di piring rotan berlapis daun pisang tersebut, diletakkan masing-masing satu potong tahu dan tempe goreng, beserta paha ayam tanpa tulang yang digoreng dengan tusukan daun serai. Sangat wangi, lezat, dan empuk, serta segar menyehatkan.

Apa cukup itu saja? Tidak dong. Ada juga nasi bakar liwet yang dibungkus daun pisang, dan disajikan di bambu.

“Penyajian menu ini sebenarnya diadopsi dari Sunda. Kan warganya sering makan dengan banyak lalapan segar. Nah kita adopsi, lalu berinovasi, mengangkat gaya makan tradisional ke hotel bintang empat, dan syukurnya diterima kalangan tamu yang mayoritas dari Tionghoa dan juga lokal,” ujar sang koki, Doni.

Makan seporsi menu ini sangat mengenyangkan. Sambal terasinya pedas, dan wangi. Cocolan tempe, dan apalagi empuknya daging ayam dengan kulit yang crispy dicocol ke sambal terasi ini, hmmmmm, akan membuat siapa saja ngiler untuk mencicipnya. Enak.

Mengenai harga, seporsi menu ini lagi berlaku harga promo, hanya Rp 45 ribu/ net. “Sudah termasuk es teh atau hot pocci tea,” ujar Doni.

  • Ice Lecy Tea dan Jus Orange

Dua minuman ini sangat cocok dinikmati kala cuaca panas, atau kala bersantai di ruangan terbuka di belakang hotel. Courtyeard hotel All Seasons yang sudah empat tahun berdiri ini sangat memanjakan mata.

Pemadangan kolam renang dan aneka tanaman hijau, seolah membuat kita tidak berada di hotel yang berada di pusat kota. Dua minuman ini, menjadi pelengkap kala kita akan atau sehabis berenang di sana. (cha)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kuliner #indoposmakan-makan 

Berita Terkait

Bikin Nagih dengan Jus Semangka Harris Cafee

makanmakan

Bikin Nagih dengan Jus Semangka Harris Cafee

makanmakan

Legitnya Pisang Aroma Harris Cafe

makanmakan

Legitnya Pisang Aroma Harris Cafe

makanmakan

Sensasi Sup Buntut Harris Cafe di Tengah Ibukota

makanmakan

Sensasi Sup Buntut Harris Cafe di Tengah Ibukota

makanmakan

IKLAN