Jumat, 21 September 2018 07:27 WIB
pmk

Fashion

Modest Wear Pukau Fashionista Korea

Redaktur:

SAMBUTAN MERIAH-Desainer KAMI yang tampil di panggung Seoul Fashion KODE 2018 di S-Factory, Korea Selatan sukses menampilkan sejumlah koleksi modest wear. Foto: KAMI FOR INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Tak hanya mengandalkan pasar dalam negeri, desainer yang tergabung di KAMI mencoba menjajal pasar mancanegara. Mengusung koleksi modest wear, desainer KAI berhasil menggebrak panggung Seoul Fashion KODE 2018 di S-Factory, Seoul, Korea Selatan, belum lama ini.

Kesempatan untuk tampil di Seoul Fashion KODE 2018 ini merupakan hasil dari kolaborasi manis antara Jakarta Fashion Week (JFW), Indonesia Fashion Forward (IFF) dan Korea Creative Content Agency (KOCCA), dimana KAMI merupakan salah satu desainer yang tergabung di dalam Indonesia Fashion Forward (IFF). ''Memasuki tahun kesembilan berkarya di dunia fashion, ini merupakan kali pertama bagi KAMI menampilkan hasil karya di Korea. Ini sekaligus menjadi momen bagi KAMI untuk memperkenalkan industri modest fashion di pasar Asia Timur,'' kata Director dan Co-Founder KAMI Istafiana Candarini kepada INDOPOS, Senin (19/3).

KAMI mendapat kesempatan menampilkan rancangan modest wear bersama Bateeq. Peragaan busana yang berlangsung selama kurang lebih 30 menit ini mendapat sambutan hangat dari pecinta fashion di Negeri Ginseng tersebut.

Ada lebih dari 13 rancangan mengusung tema ”The Lazy Sunday Morning”. ''Tema ini terinspirasi dari pakaian-pakaian rumahan (home wear dan lounge wear) seperti piyama, kimono, serta jenis pakaian longgar yang biasa di pakai di rumah,'' imbuh Creative Director dan Co-Founder KAMI Nadya Karina.

Tema “The Lazy Sunday Morning” jelasnya, bercerita mengenai aktivitas di hari minggu pagi. Tentang bagaimana perasaan perempuan yang bangun agak telat di hari Minggu pagi, dengan perasaan dan suasana mood yang bahagia.

Biasanya mereka bermain dengan koleksi pakaian yang dikenakan untuk tetap terlihat cantik. Didesain dengan simple tanpa adanya payet, baju-baju yang dipersembahkan KAMI tetap mengunggulkan keunikan motif cetak (printed design).

”Penggunaan materialnya didominasi desain dengan corak menyerupai marmer. Disamping mengedepankan koleksi dengan unsur motif, untuk permainan warna juga menampilkan warna-warna natural seperti off-white, hijau lumut, krem, abu-abu dan warna peach,” paparnya lagi.

Selain menampilkan koleksinya di atas panggung runaway, selama 3 hari acara Seoul Fashion KODE 2018 berlangsung, yakni dari tanggal 15-17 Maret 2018, pihaknya juga berkesempatan untuk memamerkan koleksinya kepada para buyer di Exhibition Hall B, S-Factory, Seoul. Setidaknya total ada kurang lebih 100 buyers local dari Korea Selatan, dan hampir sekitar 50 buyers internasional. ''Kami berusaha memaksimalkan momen ini untuk dapat berinteraksi, sekaligus menjelaskan langsung kepada para buyer mengenai koleksi ini. Ini adalah sebuah peluang bisnis yang besar,” ucapnya bangga. (dew)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #fashion 

Berita Terkait

WICSF 2018 Padukan Kuliner dan Fashion

Fashion

Fall Winter 2018 yang Customizes

Fashion

IKLAN